Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kisah Miris Gubuk Reot di Soreang Pandeglang Dihuni 3 Keluarga
Pandeglang

Kisah Miris Gubuk Reot di Soreang Pandeglang Dihuni 3 Keluarga

admin
Diterbitkan: 1 Januari 2021
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

PANDEGLANG, – Kisah pilu dialami pasangan Rohman (59) dan Yati (48), warga Kampung Soreang RT 03, RW 06, Desa Pareang, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Bagaimana tidak, gubuk yang terlihat reyot dan tidak layak huni itu juga dihuni oleh dua keluarga lainnya, diantaranya kaka perempuan dengan suami dan 5 anaknya, serta adik perempuan dengan suami dan 1 anaknya dengan total yang mengisi gubuk tersebut 12 orang.

Gubuk itu hanya berlantaikan tanah dan beratapkan alang. Selain itu, atap yang usang dibeberapa titik mengakibatkan kebocoran. Sehingga saat malam tiba atau ketika hujan turun, tak banyak yang bisa mereka lakukan selain merasakan kedinginan setiap hari.

Keterbatasan ekonimilah yang menjadi alasan mereka untuk tetap bertahan di gubuk tersebut. Pekerjaan Rohman dan 2 saudaranya yang hanya sebagai petani serabutan hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Bahkan seringkali mereka harus berhutang agar bisa sekadar untuk makan.

Baca Juga

Bupati Pandeglang Hingga Wagub Banten Apresiasi HPN 2026
PENTRADA 2025: Pentas Teater Pemuda Wujudkan Semangat Kreatif Generasi Muda Pandeglang
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Dewi : Pemuda Tonggak Utama Kemajuan Bangsa
Karang Taruna Pandeglang Gelar Jambore UMKM dan Apel Sumpah Pemuda.

Saat ditemui dikediamannya, Rohman mengungkapkan bahwa rumah yang ditempatinya itu merupakan warisan dari orang tuanya. Karena keterbatasan ekonomi, meskipun sudah berumah tangga, namun dirinya dan kedua saudaranya terpaksa tinggal satu rumah meskipun kondisinya sangat memperihatinkan.

“Mau gimana lagi, boro-boro buat beli rumah, atau bangun rumah, untuk makan sehari-hari aja susah,” ujarnya.

Baca Juga

Buka Jambore 2025, Bupati Dewi : Pramuka Bentuk Karakter Mandiri dan Tangguh
Bupati Dewi : Sekolah Harus Menjadi Tempat Ternyaman Untuk Belajar Siswa
Bupati Pandeglang Terjun Langsung ke Lokasi Pencarian Haikal dan Habibi, Anak yang Terseret Arus Sungai
Bupati Dewi Setiani Dampingi Gubernur Banten Monitoring Pembangunan Jalan Program Bang Andra di ruas Cadasari–Kaduela

Rohman berharap, Pemerintah Kabupaten Pandeglang dapat memberikan perhatian kepada keluarganya yang hidup digaris kemiskinan. Karena ia mengaku sudah bertahun-tahun tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah.

“Tolong pak, semoga ada bantuan untuk keluarga kami. Terutama untuk perbaikan rumah ini. Karena saya hanya kuli serabutan, kerja kalo ada yang nyuruh,” tukasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ditempat yang sama, Nia (9) keponakan Rohman yang juga tinggal dalam gubuk tersebut mengisahkan sulitnya perekonomian yang dialami keluarganya. Meskipun baru duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), namun seolah dirinya sangat mengetahui betul kondisi keluarganya.

“Terimakasih pak, saya sudah dikasih buat jajan. Kalo jajan sekolah paling Rp500 rupiah atau Rp 1000 rupiah,” ucapnya.

Nia menyampaikan, jika kedua orang tuanya merupakan seorang buruh tani tidak tetap. Ia menceritakan, untuk membantu ayahnya menambah penghasilan, terkadang ibunya sering membantu tetangganya mengaput (menjahit pakaian menggunaka tangan-red) pakaian.

“Ibu sering ngaput pakaian tetangga pak, kadang itu juga di bayar kadang ngga. Sekarang kita udah ngga boleh menghutang ke tetangga. Pernah di kasih ngutang beras, terus berasnya kehujanan karena rumah Bocor, kita gak makan,” kisahnya pilu. (Red)

Baca Juga

Rayon PJKR PMII Syekh Manshur Tunjukkan Kekompakan di Kegiatan MAPABA 2025
Bakti Indonesia INH Hadirkan Harapan Baru untuk Warga Kampung Gadog
Wagub Banten Dimyati Natakusuma Ajak Masyarakat Jaga Pola Hidup Sehat
VIP Voucher Bersama Rajadevis Sukses Gelar Turnamen Futsal di Pandeglang
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Polisi Sita Puluhan Botol Miras dan Petasan, Hasil Ops Lilin Kalimaya 2020
Artikel Berikutnya Tenggelam di Pantai Cibobos, Seorang Wisatawan Hilang
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Pandeglang

Begini Cara DPC Gekrafs Pandeglang Rayakan Hari Jadi Gekrafs ke 6 Tahun

Pandeglang

VIP Voucher Ikut Sukseskan Event Funmusik Festival 2025 di Pandeglang

Pandeglang

Warga Kampung Kaduengang Siap Menangkan Pasangan Aap-Anita di Pilkada Pandeglang

Pandeglang

Putus Ketergantungan pada Bank Emok, Ratu Anita Sangadiah Bakal Gulirkan Program Pelatihan untuk Ibu-ibu

Pandeglang

Ratusan Anak Muda Pandeglang Siap Ramaikan Majelis Risalah Cinta di Balai Budaya Pandeglang

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com