Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Warga Lebak Nolak Nampung Sampah Dari Tangsel
Lebak

Warga Lebak Nolak Nampung Sampah Dari Tangsel

admin
Diterbitkan: 16 Februari 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

Lebak – Pemerintah Kabupaten Lebak menolak rencana Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang akan membangun tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) di Kecamatan Curugbitung.

Iwan Sutikno, Kabid Pengelolaan Sampah dan limbah B3 pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak mengatakan, mengenai rumor yang santer bahwa Pemkab Lebak siap menampung sampah dari kota Tangsel merupakan informasi keliru. Sebab, menurut Iwan, sampai saat ini belum ada pembicaraan serius antar pimpinan daerah.

“Iya memang pernah ada yang datang dari Tangsel sekelas Kabid, menyampaikan keinginannya untuk kerjasama pembuangan sampah dari Tangsel, namun itu tidak berlanjut sampai pimpinan dan kami anggap hanya sekedar wacana saja,” kata Iwan, kepada wartawan, melalui sambungan telepon, Selasa (16/2).

Bahkan, lanjut Iwan, Pemerintah Tangsel telah menganggarkan anggaran untuk pembelian lahan di Kecamatan Curugbitung guna tempat penampungan sampah akhir (TPSA) mereka.

“Tidak segampang itu lah, untuk membuat TPSA harus melalui kajian yang panjang dan juga harus didukung dengan infrastruktur yang memadai, bukan hanya sekedar lahan saja,” ujarnya.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

Dikatakan Iwan, untuk ijinnya tentu sudah merupakan tingkat kebijakan atas antar kepala daerah, bukan dari Dinas lingkungan Hidup.

“Kebijakannya sudah tataran kepala daerah, kami hanya tekhnis saja, jika kedua kepala daerah sepakat kami tinggal melaksanakan saja, jadi untuk sementara ini kita masih menolak kerjasama pembuangan sampah dari luar,” tutur Iwan.

Sementara itu, Urip, salah seorang warga Kecamatan Curugbitung mengaku, keberatan jika wilayahnya dijadikan TPSA oleh daerah lain. Alasannyanya jelas, khawatir keberadaan tempat pembuangan sampah itu dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan di wilayahnya.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

“Kami baru dengar informasi ini dari wartawan, tapi mudah-mudahan ini hanya wacana saja, karena kami akan menolak jika pun benar,” ungkap Urip.

Dia juga mengemukakan pembangunan pembuangan sampah akhir ini berdampak buruk terhadap lingkungan dan dikhawatirkan menimbulkan berbagai penyakit bagi warga terdekat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saat ini wilayah Curbit masih adem dan sejuk karena alamnya yang masih asri, jadi jika nanti ada TPSA wilayah kami akan menjadi kumuh,”tukasnya.
(Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Satreskrim Polres Lebak Ungkap Tujuh Kasus Tindak Pidana
Artikel Berikutnya Baznas Berikan Santunan Kepada Janda Tak Mampu
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com