Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pj Gubernur Al Muktabar: Penanganan Stunting, Gizi Buruk dan Kemiskinan Ekstrim Jadi Fokus Pemprov Banten
Uncategorized

Pj Gubernur Al Muktabar: Penanganan Stunting, Gizi Buruk dan Kemiskinan Ekstrim Jadi Fokus Pemprov Banten

admin
Diterbitkan: 12 November 2022
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan, penanganan stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrim menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi Banten. Hal tersebut, tersebar pada program kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Banten, sesuai dengan apa yang telah menjadi arahan dan kebijakan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Demikian diungkap oleh Al Muktabar dalam Pemeriksaan Tumbuh Kembang Baduta (Bayi Dua Tahun) Stunting dan Ibu Hamil Keluarga Berisiko Stunting di Balai Desa Banyumas Jl. Raya Saketi Malingping Km. 4, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Sabtu 12 November 2022.

Kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Pandeglang dan diikuti sacara virtual oleh Kabupaten/Kota ini, merupakan kerjasama antara Tim Pengerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

“Bapak Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan kita agar terus menangani stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrim. Pemerintah hadir, untuk kita melakukan secara bersama menyelesaikannya,” ungkapnya.

“Pemerintah akan selalu hadir untuk menjalankan pembangunan di Provinsi Banten juga Indonesia,” tambah Al Muktabar.

Baca Juga

TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

Dikatakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten terus bergandeng tangan dan kompak untuk tugas Pemerintah, melaksanakan pembangunan di Provinsi Banten.

Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang terjalin antara TP PKK Provinsi Banten dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

“Terimakasih kepada Dekan FK UI bersama 55 dokter yang tersebar di Kabupaten/Kota untuk Pemeriksaan Tumbuh Kembang Baduta (Bayi Dua Tahun) Stunting dan Ibu Hamil Keluarga Berisiko Stunting di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Baca Juga

*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
How Migration Is Reshaping Borders and Policies
Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects
Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict

“PKK merupakan satu institusi yang luar biasa. Secara berjenjang dari Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa hingga keluarga. Terima kasih atas peran PKK. Dengan struktur itu, banyak yang bisa kita lakukan untuk bangsa ini,” tambah Al Muktabar.

Dipaparkan, pihaknya bersama Bupati/Walikota secara konsisten dalam penyusunan komposisi anggaran belanja daerah terus fokus pada penanganan stunting. Bersama DPRD Provinsi Banten, pihaknya juga mengambil kebjikan penganggaran ke arah penanganan stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrim. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten di antara program kegiatannya diarahkan untuk penanganan stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrim.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kabupaten/Kota juga dipandu arah anggarannya untuk ke arah sana (penanganan stunting, gizi buruk, dan kemiskinan ekstrim, red). Sistem ini kita lakukan bersama untuk memastikan arah kebijakan pembangunan kita,” papar Al Muktabar.

“Kita pastikan, Pemerintah hadir terhadap problem yang kita hadapi,” tegasnya.

Sementara, Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar melaporkan Pemeriksaan Tumbuh Kembang Baduta (Bayi Dua Tahun) Stunting dan Ibu Hamil Keluarga Berisiko Stunting di Provinsi Banten merupakan kolaborasi TP PKK Provinsi Banten dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

“Pelaksanaan hari ini bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional,” ungkapnya.

Baca Juga

War-Torn Nation Begins Reconstruction Efforts with International Aid
Foreign Aid Sparks Debate Over Motives and Impact
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia
Selamat Hari Pahlawan 10 November 2024

Dikatakan, sebanyak 55 dokter anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kegiatan ini juga didukung oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga dapat diberikan bantuan untuk bayi stunting dan ibu hamil keluarga berisiko stunting berupa makanan sehat. Serta bantuan sosial untuk keluarga berisiko stunting.

“Semoga mampu memberikan percepatan penanganan stunting di Provinsi Banten,” ungkap Tine Al Muktabar.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dekan FK UI DR Yuli Budiningsih mengungkapkan, stunting bila tidak ditangani bisa berdampak pada peran sosial dan kemiskinan di masa depan. Pemerintah pada tahun 2024 menargetkan angka prevalensi stunting sebesar 14%, sementara saat ini di Provinsi Banten angka prevalensi stunting sebesar 24%.

Pihaknya optimis target penurunan 10% dapat dicapai jika para pemangku kepentingan di Provinsi Banten optimis dan bersatupadu, bersama dalam penanganan stunting. Pasalnya, program promosi kesehatan dan pencegahan telah dilaksanakan oleh seluruh lapisan masyarakat terkait.

Dalam kegiatan itu juga disalurkan bantuan benih ikan budi daya dalam ember (Damber) untuk keluarga berisiko stunting, makanan sehat untuk balita stunting, beasiswa untuk siswa SD/SMP/SMA/SMK, guru ngaji, marbot, bantuan sembako, penanganan rumah tidak layak huni, penyerahan kursi roda untuk penyandang disabilitas. Gerakan makan telur bersama untuk pemenuhan gizi.

Selanjutnya Al Muktabar bersama TP PKK dan Forkopimda melakukan peninjauan pemeriksaan bayi dua tahun stunting dan ibu hamil dari keluarga berisiko stunting, serta peragaan mengolah pangan bergizi agar disukai oleh anak-anak berupa egg roll berbahan ikan lele dan pizza toping daun kelor.

Sementara untuk mempermudah akses memperoleh bahan pangan terjangkau, Pemerintah Provinsi Banten melaksanakan Gelar Pangan Murah dengan diskon 50%. Kebutuhan pokok yang disediakan antara lain beras, gula, minyak, bawang merah, bawang putih, cabai merah, tomat, kemiri dan sebagainya. Mayoritas dengan harga Rp7.000, paling mahal hanya beras seberat 5 kg dengan harga Rp 25.000. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Triwulan IV 2022, Pemprov Banten Efektifkan Penerimaan Pendapatan Daerah
Artikel Berikutnya Tournamen Bulutangkis, PBSI Banten Harap Ciptakan Lumbung Atlet
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Pemkot Cilegon Genjot PAD, Lahan Sawah 20 Hektare Jadi Sumber Cuan Daerah

Pedagang Pasar Kranggot Dukung Penataan Parkir, Ada Satu Syarat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Santri Nasional

Uncategorized

KAMMI Minta Pemuda Kreatif Bangun SDM yang Inovatif di Banten

Uncategorized

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum Periode 2023-2028

Uncategorized

Inspektur Upacara HUT RI ke-79, Bupati Serang Ajak Masyarakat Bangkitkan Gotong Royong

Uncategorized

PWI Jaya Tegaskan Pemberhentian Hendry Ch Bangun

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com