HARITA.ID – Dalam rangka Bahsul Masa’il, Santri Kota Gelar kumpulkan 40 pondok pesantren modren.
Kegiatan tersebut mengangka tema memperkuat peran Pesantren Menghadirkan Budaya Intelektual dan Budaya Spritual dalam rangka menghadirkan peradaban luhur di tengah tengah Umat
Kabag Kesra Kota Cilegon Rahmatullah mengatakan, dengan digelarnya Bahsul Masa’il pada Santri se Kota Cilegon bertujuan untuk berargumentasi hukum hari ini yang ada di Pondok Pesantren pada para santri yang ada di Kota Cilegon.
“Kegiatan hari kegiatan Bahsul Masa’il yang dimana kegiatan itu juga di hadiri seluruh santri se Kota Cilegon. Termasuk ada dari Pondok Psantren Modren Al Hasyimiyah dan perwakilan perwakilan Pondok Pesantren Modren se Kota Cilegon,” jelasnya.
Bahkan, lebih jauh kata Rahmatullah dengan digelarnya Bahsul Masa’il bertujuan untuk membahas permasalahan di para santri dengan argumentasi yang kuat.
“Jadi tujuanya adalah untuk membahas hukum hari ini. Tentang argumentasi dan lain sebagainya. Sehingga tentunya dengan referensi yang banyak dan semampunya agar bisa di sampaikan,” paparnya.
“Harapanya dengan pembahasan ini akan lahir santri santri yang intelektual dan mempuni di bidangnyalah. Seperti, iqra-iqra agar dibaca dan memberikan argumen dan pendapat sesuai dengan referensi yang sampai kita ketahui,” pungkasnya. (Zar/Red)










