Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Presidium FSPP Serukan Jaga Stabilitas Banten
Uncategorized

Presidium FSPP Serukan Jaga Stabilitas Banten

admin
Diterbitkan: 28 Januari 2023
Bagikan
5 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – FSPP sudah mengeluarkan rilis resmi dan menghimbau kepada kiyai Pimpinan Pondok Pesantren Se-Banten dapat menghormati Putusan MA, tetap merajut silaturahim dan fokus pada pembinaan santri, jamaah dan masyarakat dengan pendidikan, dakwah dan pemberdayaan sebagai langkah menjaga kondusivitas di Provinsi Banten.

Mengingat besarnya jumlah pesantren di Banten maka stabilitas harus tetap dijaga karena efek dari stabilitas yang tidak terjaga dapat berimplikasi pada sosial, politik dan ekonomi. Selama ini pontren telah berperan dalam menjaga keimanan dan bersama aparat pemerintah menjaga keamanan masyarakat.

Terkait dengan adanya segelintir orang yang terus berupaya menekan Kejaksaan sejak kasus hibah ini bergulir hingga pasca putusan Kasasi. Sekjen FSPP Provinsi Banten Dr. H. Fadlullah mengatakan

“Permintaan segelintir orang yang menekan-menekan kejaksaan pasca putusan Kasasi sementara perkara masih dalam proses PK yang diajukan salah seorang terpidana adalah bentuk permintaan yang mendikte, terkesan tidak menghargai profesionalisme penegak hukum. Permintaan itu kekanak-kanakan, tendensius, ada intensi kebencian dan berpotensi menyebabkan frgamentasi sosial.”

Sejken FSPP juga mengingatkan kepada mereka yang selama ini suka membuat berita hoax atau berita palsu serta menyudutkan FSPP karena kehasudan dan kebenciannya pada organisasi kiyai (FSPP) untuk sadar, tobat dan berhenti mengingat Ramadhan sudah dekat.

Baca Juga

TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

“Saya mengajak semua pihak untuk berpikir positif dan tidak menjadikan kasus hibah sebagai komoditas politik. FSPP menilai bahwa pihak yang mengungkit kembali kasus ini, apalagi jelang Ramadhan dan saat proses pesta demokrasi dimulai, telah menciptakan kegaduhan dan keresahan yang berpotensi menimbulkan fragmentasi sosial. Mereka ini patut dipandang sebagai kaum pandir yang harus diabaikan. Dari sisi organisasi, FSPP mengajak seluruh anggota yang tersebar di 8 Kabupaten/Kota dan 155 kecamatan se-Banten agar menyikapinya dengan tenang tidak perlu reaktif, karena sejatinya semua dana bantuan telah terdistribusi merata ke seluruh pondok pesantren, semua menerima dan semua sudah memanfaatkan serta sudah melaporkannya,” katanya.

Sebelum bergulirnya Kasus Hibah ini FSPP sudah mendapatkan serangan-serangan Flyer Hoax yang menyudutkan FSPP. Framing keji itu disikapi dengan tenang karena FSPP adalah Organisasi Kiyai yang menjunjung tinggi keadaban. Tak berhenti pada serangan flyer hoax, muncul juga serangan lainnya antara lain hoax pesantren fiktif, tuduhan belah semangka dan lainnya.

“Tuduhan kaum pandir tentang FSPP sejak awal sudah runtuh. Mulai tuduhan pesantren fiktif hingga tuduhan belah semangka. Kaum pandir ini menggunakan media sebagai alat propagandanya, untuk membangun opini negatif dan isinya tidak lebih dari ujaran kebencian dan sampah informasi. Oleh karena itu, FSPP menyerukan kepada masyarakat untuk tidak mendengarkan gonggongan kaum pandir. Pesantren harus terus bergerak maju mencerdaskan kehidupan bangsa”. Berani karena benar dengan menjunjung independensi, moderasi, dan supremasi hukum,” Tandas DR. Fadlullah menegaskan.

Baca Juga

*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
How Migration Is Reshaping Borders and Policies
Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects
Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict

Presidium FSPP Banten KH.Sodiqin menyerukan kepada segenap pihak untuk menjaga kondusivitas Provinsi Banten mengingat jelang Ramadhan dan Tahun politik

“Janganlah karena alasan benci sama FSPP kemudian tidak berlaku adil. Apalagi jika terus menerus menekan dan memprovokasi Kejaksaan, karena hal itu dapat menggangu stabilitas masyarakat. Kita Semua menghargai Putusan MA dan kerja-kerja Kejaksaan Banten. Kami bersama para kiyai kooperatif mengikuti semua proses perjalanan kasus ini dan kita saat ini sedang fokus menenangkan dan meredam kegelisahan ribuan kiyai Pimpinan Pondok Pesantren se Provinsi melaui jaringan struktur FSPP baik Kabupaten/Kota dan 155 Kecamatan se Provinsi Banten, karena para kiyai penerima dana hibah itu semuanya sudah melaporkan pertanggung jawabannya tapi masih gelisah dan terganggu oleh pemberitaan pengembalian uang 14.1M dan pemberitaan lainnya yang menyudutkan pesantren. Bisa kita bayangkan dana hibah Rp 20 juta per pontren oleh para kiyai sudah dibelanjakan untuk kobong, wc, atap, pintu dan lainnya, harus dikembalikan lagi. Apa mungkin kobong, wc, lantai atap dan sebagainya itu harus dikembalikan? Ini tentu menyulitkan dari sisi rasionalitas dan teknisnya. Jadi marilah kita berfikir rasional karena hal itu sangat rumit. Belum lagi dampak keresahan sosialnya. Untuk itu demi stabilitas dan ketentraman di Provinsi Banten, hal hal yang berpotensi merusaknya harus kita cegah bersama” Tandas Kiyai Sodiqin mengakhiri. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Lebak Harap Pendidikan TK dan RA Bekali Ilmu Al-Qur’an Sejak Dini
Artikel Berikutnya Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, Pemprov Banten Tata 1.200 Destinasi Wisata
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Santri Nasional

Uncategorized

KAMMI Minta Pemuda Kreatif Bangun SDM yang Inovatif di Banten

Uncategorized

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum Periode 2023-2028

Uncategorized

Inspektur Upacara HUT RI ke-79, Bupati Serang Ajak Masyarakat Bangkitkan Gotong Royong

Uncategorized

PWI Jaya Tegaskan Pemberhentian Hendry Ch Bangun

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com