HARITA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon melakukan penyusunan kisi-kisi dan soal penilaian akhir semester ganjil Jenjang SMP tahun ajaran 2022 – 2023.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dindikbud Kota Cilegon Ahmad Najid mengatakan, peserta dalam kegiatan ini dari anggota dan Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dari kisi-kisi dan naskah soal ini nanti akan diverifikasi produknya dan hasilnya oleh tim dari pengawas SMP untuk kemudian disampaikan kepada sekolah.
“Jadi ini peserta dari anggota dan ketua MGMP. Yang mengikuti kegiatan hari ini semua ada 48, jadi setiap mata pelajaran itu ada 10 orang dari 10 mata pelajaran. Nantinya sekolah bisa memilih alternatif dari kisi-kisi itu untuk digunakan dalam rangka evaluasi belajar tahap akhir dan juga evaluasi belajar kenaikan kelas untuk jenjang SMP,” katanya.
Najid berharap dengan adanya penyusunan kisi-kisi dan naskah soal ini ada semacam standarisasi karena seperti diketahui sekarang ini ujian nasional kenaikan diserahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah.
“Jadi tidak ada naskah soal dari Kementerian secara nasional karena di kurikulum merdeka ini adalah yang ada adalah Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Itu Yang nanti munculnya rapot pendidikan jadi bukan rapotnya anak-anak. Jadi rapotnya anak-anak kenaikan kelas dan kelulusan itu diserahkan oleh kepada sekolahnya masing masing,” terangnya. (Zar/Red)










