HARITA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, meminta kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kota Cilegon agar mengantisipasi lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan banjir. Hal itu dilakukan, menyusul adanya informasi dari Badan Metereologi Klimatologi Geofisika (BMKG) yang memprediksi musim hujan yang akan terjadi dari Januari hingga bulan Maret 2024.
Kepala Divisi Tekhnis Pencalonan pada KPU Kota Cilegon, Urip Haryantoni mengaku telah mengintruksikan kepada PPS se Kota Cilegon agar mengantisipasi TPS yang rawan terjadi banjir. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga logistik untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tetap aman.
Oleh karena itu, Urip meminta kepata PPS agar menyiapkan TPS yang aman dari banjir. Selain itu juga, Urip meminta logistik atau surat suara yang akan dikirim ke setiap Kecamatan sudah dikemas dalam plastik yang aman dari air hujan dan lain sebagainya.
Namun demikian, Urip mengaku belum bisa menyampaikan TPS mana saja yang rawan terkena banjir lantaran masih dilakukan infentarisir TPS yang ada di Kota Cilegon. Dengan demikian, maka kotak surat suara Pemilu 2024 tetap aman.
Sementara, Ketua KPU Kota Cilegon, Fatchurrohman menyampaikan, jumlah Surat Suara yang sudah ada di gudang KPU Kota Cilegon sama dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap DPT 324.562 jiwa ditambah dengan 2 persen. Dari jumlah tersebut, 60 persennya merupakan pemilih dari kalangan milenial.
Oleh karena itu, Fatchurrohman meminta kepada semua pihak di Kota Cilegon agar bersama-sama mendukung pelaksanan pemilu 2024 agar berjalan aman, lancar dan kondusif. (Zar/Red)










