HARITA.ID = Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau yang disingkat Amin unggul atau menang di tempat pemungutan suara (TPS) 26 di Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon tempat Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta menyalurkan hak pilihnya.
Pasangan Amin memperoleh suara sebanyak 100 suara dari 226 yang menyalurkan hak pilihnya di TPS 26 tersebut.
Sedangkan, pasangan Capres dan Cawapres dari nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapatkan 94 suara.
Adapun pasangan Capres dan Cawapres nomor 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD hanya memperoleh keuntungan 29 suara.
Dari 226 total suara, 3 surat suara dinyatakan tidak sah, dua karena mencoblos di luar dan satu lagi tidak dicoblos.
Untuk diketahui, dari daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 26 ini sebanyak 273 orang, tetapi berkurang 11 orang karena faktor meninggal dan pindah memilih, masing-masing 5 orang dan 6 orang, sehingga jumlah yang memilih sebanyak 262 orang.
Namun, dalam proses pencoblosan hanya 226 yang menyalurkan hak pilihnya dan 36 orang tidak datang ke TPS atau tidak menyalurkan hak pilihnya alias golput.
Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengatakan, pihaknya sangat bersyukur lantaran pasangan Amin bisa menang di TPS 26.
“Alhamdulillah, pasangan Anies bisa menang, ini suatu kebanggaan yang luar biasa,” kata Sanuji.
Kendatipun Anies menang, Sanuji tetap tidak ingin jumawa karena proses masih cukup panjang.
Oleh karena itu, siapapun yang menang, tidak perlu sombong apalagi merendahkan pasangan yang kalah.
“Pokoknya, menang dan kalah sudah biasa, yang penting tidak ada saling menjatuhkan satu sama lain,” ungkapnya.
“Penghitungan masih berlangsung, jadi tetap kawal suara rakyat sampai penghitungan akhir, jangan terburu-buru klaim menang karena masih berlangsung,” pungkasnya. (Zar/Red)











