HARITA.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Cilegon dengan melaksanakan gerakan menguras, mengubur, dan menutup atau 3M serta pemasangan kelambu secara efektif.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Cilegon drg Rully Kusumawardhany di sela-sela kegiatan mengatakan, bulan juli memasuki bulan Agustus yang akan memasuki siklus masa tiga tahunan penyakit DBD dan kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, dihimbau kepada masyarakat agar mewaspadai kasus penyakit DBD di lingkungan masing-masing.
Dikatakan Rully, masa tiga tahunan ini biasanya kasus DBD meningkat. Maka dari itu, Rully meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan lagi gerakan 3M tersebut. Terutama terhadap pengurus RT/RW dan Lurah dan Camat yang wilayahnya kumuh atau banyak lapak-lapak yang bisa menimbulkan sarang nyamuk.
Rully menyatakan, terkait pencegahan penyakit DBD pihaknya telah melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN ) di delapan Kecamatan di Kota Cilegon. Dengan demikian, Rully mengklaim pihaknya berhasil mengendalikan kasus DBD tersebut. (Zhar/Red)










