HARITA.ID – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon rutin menggelar Pasar Tani yang diadakan setiap Jumat. Pasar Tani yang telah berjalan sejak 2019 lalu ini disebut menjual hasil pertanian dengan harga lebih murah dari harga di pasaran.
Penyuluh pertanian Kecamatan Cibeber, yang juga bidang pemasaran Pasar Tani, Muhammad Hamdi mengatakan, Pasar Tani dibuka di halaman kantor DKPP Kota Cilegon, mulai jam 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Tujuan dari Pasar Tani untuk membantu pemasaran hasil tani dari Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelompok Tani (KT) di Kota Cilegon.
“Untuk harga tentu ada perbedaan antara Pasar Tani dengan yang di Pasaran. Seperti cabai saat ini di pasaran mencapai Rp 33 ribu, kalau di Pasar Tani kita jual Rp 30 ribu. Jadi disini lebih murah, masyarakat silahkan datang untuk berbelanja di Pasar Tani,” kata Hamdi, Jumat 04 November 2022.
Sementara itu, Penyuluh pertanian Kecamatan Citangkil, Sofi Nur Prihatin menjelaskan, tidak semua hasil pertanian dari KWT dan KT di Kota Cilegon yang dipasarkan di Pasar Tani. Sebab beberapa KWT dan KT ada juga yang sudah punya pelanggan tetap untuk menampung hasil pertaniannya.
“Jumlah KWT di Kota Cilegon kurang lebih ada 80an, kalau KT ada sekitar ratusan. Mereka juga diantaranya sudah punya sasaran pemasaran tersendiri. Tetapi kalau ada kelebihan, baru menaruh disini,” ujarnya. (Zar/Red)










