Harita.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Dinsos Kabupaten Serang: Ibu Ani Sudah Dirawat di Yayasan Asyifa Amalindo Waringin Kurung
Uncategorized

Dinsos Kabupaten Serang: Ibu Ani Sudah Dirawat di Yayasan Asyifa Amalindo Waringin Kurung

admin
Diterbitkan: 3 Desember 2022
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang memastikan kondisi Ani (50 Tahun) yang mengidap Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dipasung oleh keluarganya di hutan di Desa Kampung Baru, Kecamatan dalam kondisi baik. Kini ibu Ani sudah dalam kondisi baik setelah di evakuasi dan dirawat di Yayasan Asyifa Amalindo Kecamatan Waringin kurung.

Kepastian baiknya kondisi Ani disampaikan melalui surat klarifikasi Dinsos Kabupaten Serang atas banyaknya pemberitaan bauik di media cetak maupun media online terkait pemasungan ditengah hutan oleh keluarganya.

Berikut isi klarifikasi lengkap Dinsos Kabupaten Serang tanggal 2 Desember 2022 Nomor:900/225/rehsos/2022 perihal Klarifikasi pemberitaan tentang Penanganan ODGJ atas nama Ibu Ani yang ditantangani Kepala Dinsos Kabupaten Serang Drs. Subur Prianto, M.Si.

Pada tanggal 16 November 2022 sekitar pukul 14.00 WIB seorang warga mengaku bernama Andri yang berprofesi sebagai pengusaha kayu datang ke Dinas Sosial Kabupaten Serang melaporkan bahwa ada seorang ibu dengan kondisi gangguan jiwa dirantai di hutan dekat desa Kampung Baru Kecamatan Petir. Dinas Sosial Kabupaten Serang langsung berkomunikasi dan koordinasi dengan Puskesmas Kecamatan Petir mengenai laporan ini. Setelah dipastikan kebenaran laporannya, Dinas Sosial mohon Puskesmas Petir dapat memberikan pelayanan.

Dinas Sosial juga berkoordinasi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial yang menangani ODGJ untuk dapat memberikan pelayanan Sosial setelah evakuasi. Puskesmas menjadwalkan untuk datang ke lokasi tgl 17 November 2022.

Baca Juga

TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

Dinas Sosial juga berkoordinasi dengan Plh. Camat Petir untuk merencanakan evakuasi ODGJ tersebut. Evakuasi dilaksanakan tanggal 19 November 2022, dibawa ke LKS Asyifa Amalindo Waringin Kurung. Dinas Sosial memberikan bantuan permakanan untuk kebutuhan ODGJ selama beberapa waktu. Sampai saat ini masih dilakukan pemantauan bersama antara Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan tentang perkambangan ODGJ tersebut. Dan kondisi terakhir (saat ini tgl 02 Desember 2022) kondisi ODGJ semakin stabil.

Sebagai informasi, berdasarkan hasil penelusuran bahwa ODGJ tersebut bernama Ibu Ani. Sampai saat ini menurut informasi masih tercatat sebagai warga lampung (tetapi tidak ada KTP) dan sudah tinggal di Serang sejak tahun 1990an. Ibu Ani memiliki seorang anak, tetapi mengalami gangguan jiwa sejak anaknya masih dalam kandungan sehingga anaknya tidak pernah diasuh oleh Ibu Ani.

Ibu Ani melahirkan anaknya di Lampung dan setelah melahirkan dia merantau ke Serang dengan meninggalkan anaknya yang masih bayi sehingga anaknya diasuh oleh saudara-saudara Ibu Ani tetapi hanya famili jauh (bukan saudara kandung). Setelah dewasa, anak Ibu Ani (bernama Ismail) baru mendapatkan informasi bahwa dia masih memiliki ibu kandung yang tinggal di Serang.

Baca Juga

*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
How Migration Is Reshaping Borders and Policies
Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects
Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict

Setelah mendapatkan informasi tersebut Ismail berangkat mencari ibu kandungnya ke Serang dan menjumpai ibunya dalam kondisi gangguan jiwa yang sering mengamuk, membakar rumah sendiri maupun rumah tetangga. Meskipun tidak pernah diasuh oleh ibunya, Ismail selalu menunjukkan rasa sayang kepada ibunya dengan terus memberikan perhatian dan kasih sayang.

Ibu Ani juga tidak memilliki rumah untuk tempat tinggal karena sudah dibakar oleh Ibu Ani sendiri dan selama bertahun-tahun menumpang di rumah saudaranya. Dengan alasan kondisi Ibu Ani yang sering mengamuk sambil merusak barang-barang, membakar dan melukai anak-anak sekolah yang ada di lingkungan tempat tinggalnya maka anaknya, saudara-saudara dan warga setempat merasa terpaksa mengucilkan dan memasung Ibu Ani di hutan dekat desa untuk sementara sambil menunggu arahan dari Kepala Desa yang saat itu sedang dirawat di rumah sakit.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Berdasarkan informasi dari Kepala Desa dan warga sekitar, sesungguhnya Sdr. Ismail adalah figur anak yang berbakti kepada orang tua, penuh perhatian dan kasih sayang serta selalu memperlakukan ibunya dengan kelembutan. Demikian klarifikasi ini disampaikan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Gerakan Pramuka Kwarda Banten Kunjungi Posco Gempa Cianjur
Artikel Berikutnya Tidak Kapok, Para Penjual Miras Kembali Dirazia Polsek Ciruas
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target

Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Santri Nasional

Uncategorized

KAMMI Minta Pemuda Kreatif Bangun SDM yang Inovatif di Banten

Uncategorized

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum Periode 2023-2028

Uncategorized

Inspektur Upacara HUT RI ke-79, Bupati Serang Ajak Masyarakat Bangkitkan Gotong Royong

Uncategorized

PWI Jaya Tegaskan Pemberhentian Hendry Ch Bangun

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com