Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Sudah 5 Hari, Pasca Banjir Bandang di Lebak Tidak Ada Alat Bantuan di Kawasan Terdampak
Lebak

Sudah 5 Hari, Pasca Banjir Bandang di Lebak Tidak Ada Alat Bantuan di Kawasan Terdampak

admin
Diterbitkan: 6 Januari 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

LEBAK – Sudah memasuki lima hari pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak khususnya Desa Sajira Mekar, belum ada alat berat untuk membersihkan puing-puing dan lumpur.

Warga keluhkan hal itu, salah satunya warga Kampung Sajira Timur, Jajang Nurjaman, mengatakan alat berat seperti beko dan dump truk masih belum masuk ke wilayahnya hingga hari ini.

“Belum ada, padahal akses memungkinkan masuk kesini, tapi belum ada aja” kata Jajang, senin (6/1).

Jajang mengatakan, akibat tidak adanya alat-alat berat tersebut, proses pembersihan puing-puing serta lumpur masih terbilang lambat.

“Kalo hanya mengandalkan losbak losbak milik warga itu lambat, buktinya sampai hari ini paling hanya dikisaran 20 persen saja sampah, puing dan lumpur terangkut,” sambungnya.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

Ia mengatakan, tanpa bantuan alat berat, proses pembersihan akan memakan waktu yang cukup lama hingga berbulan-bulan.

“Sekarang kalau hanya mengandalkan tenanga, masyarakat juga kan kelelahan, tenaga banyak yang terkuras, dan itu memang wajar sebab sampah puing serta lumpur lumayan banyak sekali,” imbuhnya.

Ia menegaskan, seharusnya Pemkab Lebak mampu memetakan wilayah terdampak dan tidak terdampak. Jika hal itu terpetakan, maka akan lebih mudah daerah-daerah yang membutuhkan alat berat.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

“Bantuan oprasional seperti dumb truck dari pemerintah amat lambat, padahal masyarakat sangat membutuhkan itu,” katanya.

Dirinya berharap, pemerintah agar segera melakukan tindakan, serta juga berharap kepada media untuk bisa membantu menyebarkan informasi tersebut agar Pemkab Lebak, Pemrov hingga Pemerintah Pusat bisa mengetahuinya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Mungkin sih mereka belu tau kekurangan apa saja yang dibutuhkan para terdampaak, ya semoga lewat media terbantu untuk mengabarkan dan segera bereaksi.  (Dm/red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Luncurkan Beasiswa Guru PAUD, Himpaudi Apresiasi Bupati Serang
Artikel Berikutnya Sepekan Kedepan Wilayah Banten Berpotensi Hujan Lebat
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com