HARITA.ID — Setelah sempat absen pada 2025 karena keterbatasan anggaran, Gebyar Kreativitas Peserta Didik PAUD Tingkat Kota Cilegon kembali digelar. Puluhan anak usia dini tampil menunjukkan kreativitas mereka dalam kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Cilegon, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon melalui Bidang P2PNFK tersebut menjadi ruang bagi anak-anak PAUD untuk berani tampil, bersosialisasi, sekaligus mengembangkan kreativitas sejak usia dini.
Bunda PAUD Kota Cilegon Alfi Rizki Agnia Robinsar membuka langsung kegiatan tersebut. Ia mengaku senang melihat antusiasme anak-anak yang mengikuti Gebyar Kreativitas PAUD.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul bersama, dan saya juga sangat senang melihat anak-anak kita yang begitu ceria, aktif, dan bersemangat. Karena di usia PAUD ini anak-anak mulai belajar mengenali lingkungan, bersosialisasi, berkreasi, dan juga membangun rasa percaya diri mereka,” kata Alfi.
Menurut Alfi, kegiatan semacam ini bukan sekadar perlombaan. Lebih dari itu, anak-anak mendapatkan ruang untuk mengeksplorasi kemampuan dan potensi mereka.
Ia meminta orang tua dan guru tidak hanya berfokus pada hasil perlombaan, tetapi juga memberikan dukungan terhadap proses tumbuh kembang anak.
“Tujuan utama kita sebagai orang tua adalah mendukung anak-anak untuk terus maju dengan mengikuti kegiatan-kegiatan positif yang tentunya didukung oleh Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujarnya.
Alfi juga memberikan apresiasi kepada para guru PAUD dan orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam mendampingi anak-anak.
Ia menekankan, keluarga menjadi lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Karena itu, orang tua diminta mengenali minat dan kemampuan anak kemudian memberikan dukungan sesuai potensinya.
“Pendidikan utama anak-anak dimulai dari lingkungan keluarga. Guru utamanya adalah orang tua di rumah. Kita harus mendukung anak-anak kita sepenuhnya, apalagi kita sudah tahu kemampuan anak-anak ini di bidang apa, kita support,” tuturnya.
Alfi menegaskan Pemkot Cilegon bersama Bunda PAUD akan terus mendukung kegiatan yang memberikan ruang bagi anak untuk berkembang.
“Saya selaku Bunda PAUD dan juga Bapak Wali Kota Cilegon sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan-kegiatan Bunda PAUD. Pokoknya ibu-ibu semangat terus, bapak dan ibu guru juga semangat terus untuk mendidik dan mencintai anak-anak kita semua,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang P2PNFK Dindikbud Kota Cilegon Vania Eriza mengatakan Gebyar Kreativitas PAUD sejatinya merupakan agenda rutin tahunan. Namun, kegiatan tersebut tidak digelar pada 2025 karena keterbatasan anggaran.
“Sebetulnya kegiatan ini setiap tahun kita laksanakan, tetapi tahun kemarin memang ditiadakan karena ada keterbatasan anggaran. Jadi tahun ini kita laksanakan lagi,” ujar Vania.
Pada 2026, Gebyar Kreativitas PAUD diisi tiga cabang lomba, yakni menyanyi, menari, dan mewarnai.
Lomba menyanyi dan menari digelar pada Kamis (17/9/2026), dengan peserta yang merupakan perwakilan dari delapan kecamatan. Sementara lomba mewarnai akan digelar Jumat (18/9/2026) di Balai Budaya Dindikbud Kota Cilegon dan diikuti 80 peserta.
“Untuk menyanyi ada perwakilan dari delapan kecamatan. Kemudian untuk menari juga ada perwakilan dari delapan kecamatan, masing-masing satu tim terdiri dari sekitar enam anak. Sedangkan untuk lomba mewarnai besok akan diikuti sebanyak 80 peserta,” jelasnya.
Vania menegaskan kegiatan tersebut tidak semata-mata mengejar kemenangan. Anak-anak didorong mendapatkan pengalaman tampil di depan publik dan belajar menunjukkan kreativitas mereka.
Pengumuman dan pemberian penghargaan kepada para juara nantinya akan dirangkaikan dengan kegiatan Gebyar Anak yang direncanakan berlangsung bulan depan.
“Kemungkinan bulan depan kita ada acara Gebyar Anak yang melibatkan IGTKI, HIMPAUDI dan juga IGRA di bawah naungan Kementerian Agama. Insyaallah nanti akan ada ribuan anak PAUD yang berkumpul bersama dengan tajuk Festival Dolanan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga akan dikenalkan dengan berbagai permainan tradisional. Selain itu, penampilan peserta dan para juara Gebyar Kreativitas PAUD 2026 akan turut ditampilkan.
Vania pun menyampaikan terima kasih kepada para guru dan orang tua yang telah mendampingi anak-anak sejak tahap persiapan hingga perlombaan.
“Kami berterima kasih kepada ibu guru dan orang tua yang sudah luar biasa mendampingi anak sampai hari ini. Mudah-mudahan lomba kita selama dua hari ini dilancarkan. Selamat berlomba untuk anak-anak,” katanya.
Kembali digelarnya Gebyar Kreativitas PAUD menjadi salah satu ruang bagi anak-anak Cilegon untuk belajar berani tampil, berkreasi, dan bersosialisasi. Di sisi lain, kegiatan ini mempertemukan pemerintah, guru, satuan pendidikan, dan keluarga dalam satu tujuan: mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
(Red*)











