Harita.id
Senin, 12 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan
Kota Cilegon

Revisi RTRW Cilegon Dimulai, Robinsar: Jangan Sampai Industri Korbankan Lingkungan

admin
Diterbitkan: 10 September 2026
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Pemerintah Kota Cilegon mulai menyusun revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2020–2040. Pemkot menegaskan pembangunan industri dan investasi harus berjalan seimbang dengan perlindungan lingkungan serta keselamatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Wali Kota Cilegon Robinsar saat membuka Forum Konsultasi Publik Tahap I revisi RTRW di Hotel Aston Cilegon, Kamis (10/9/2026).

Robinsar mengatakan RTRW akan menjadi pijakan pembangunan Cilegon dalam 5 hingga 20 tahun ke depan. Karena itu, seluruh kepentingan harus diakomodasi tanpa mengabaikan masyarakat.

“Percuma Kota Cilegon banyak industrinya, tetapi kalau kotanya tidak sehat, tidak baik, tidak layak untuk masyarakat. Saya rasa itu yang paling utama,” kata Robinsar.

Ia meminta pertumbuhan investasi dibarengi perencanaan ruang yang matang. Konsep industri hijau juga perlu diperkuat agar pertumbuhan ekonomi tidak menimbulkan persoalan lingkungan baru.

Baca Juga

76,69 Hektare Permukiman Kumuh Masih Tersisa di Cilegon, Akses Damkar Jadi Kendala
Tak Ingin Ada Lagi Krisis Air, Pemkot Cilegon Kejar Tuntas Jaringan Pipa Merak
Pemkot Cilegon Mulai Tindak Parkir Liar, PKL hingga Balap Liar Pekan Depan
Disdukcapil Cilegon Jemput Bola, 141 Personel Polres Aktifkan IKD

Robinsar turut menyoroti banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Cilegon pada awal tahun. Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran dalam menyusun tata ruang, terutama terkait drainase dan pengendalian kawasan.

“Tidak ada lagi ke depan bicara banjir yang tidak ada salurannya. Semuanya harus jelas,” tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Cilegon Tb. Dendi Rudiatna mengatakan konsultasi publik menjadi ruang untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Forum diikuti 47 pihak secara langsung dan 14 instansi secara daring, termasuk ATR/BPN dan BKPM.

Baca Juga

Cilegon Dapat 91 Armada Sampah, LPS Sapu Bersih Dibentuk di 2 Kecamatan
Bukan Cuma Warga Ciwandan, Pasien dari Anyer-Mancak Ikut Berobat ke Sini
Cegah Kekerasan, PATBM Jadi Ujung Tombak Perlindungan Perempuan dan Anak di Cilegon
Banyak Kecelakaan, Dishub Cilegon Siapkan Garis Kejut di 5 Titik JLS

Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon Imam Buchori meminta revisi RTRW disusun berbasis data dan kajian akademis. Menurutnya, Cilegon memiliki karakter wilayah yang kompleks karena dihimpit kawasan industri, hutan, dan garis pantai.

Aspek kebencanaan juga harus menjadi perhatian, mulai dari banjir, kegagalan teknologi hingga tsunami. Selain itu, aspek pertahanan dinilai penting mengingat posisi strategis Cilegon.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“RTRW ini harus menjawab isu-isu kebencanaan yang kemungkinan terjadi di Kota Cilegon,” ujar Imam.

Revisi RTRW Cilegon kini memasuki tahap konsultasi publik. Tantangannya bukan sekadar menyediakan ruang bagi investasi, tetapi memastikan pertumbuhan kota tidak dibayar dengan kerusakan lingkungan, risiko bencana, dan berkurangnya kenyamanan masyarakat.

(Red*)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat
Artikel Berikutnya Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

PB Mathla’ul Anwar Gandeng Kemnaker Perluas Akses Kerja dan Wirausaha

Pemprov Banten Pastikan APBD 2027 Fokus pada Kesejahteraan Warga

Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan

500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Rp10 Miliar Digelontorkan untuk Infrastruktur Cilegon, Jalan hingga Trotoar Dibenahi

Kota Cilegon

Cilegon Dapat 91 Sarana Pengangkut Sampah, Ada 59 Cator hingga Compactor

Kota Cilegon

Sering Jadi Titik Kecelakaan, U-Turn JLS Cilegon Akhirnya Ditutup

Kota Cilegon

Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah, Puskesmas Ciwandan Temukan Siswa Buta Warna

Kota Cilegon

Ngopi Sambil Bahas Kesehatan, Cara Puskesmas Ciwandan Edukasi Warga

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com