Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Klarifikasi Spanduk Berlapis, Koordinator PPKH Akui Lalai
Politik

Klarifikasi Spanduk Berlapis, Koordinator PPKH Akui Lalai

admin
Diterbitkan: 18 Maret 2020
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

PANDEGLANG, – KPU Kabupaten Pandeglang mengundang Koordinator Pelaksana Program Keluarga Harapan (PPKH) Pandeglang Sulaeman Afandi dan seorang pendamping PKH lainnya ke kantor KPU setempat, Selasa (17/03/2020).

Hal ini dilakukan KPU untuk melakukan klarifikasi kepada PPKH terkait beredarnya foto dan video di media sosial yang memperlihatkan adanya spanduk kegiatan sosialisasi pemilihan bupati dan wakil bupati Pandeglang 2020 kerjasama antara KPU dengan PPKH Pandeglang di Aula Hotel Mutiara Carita pada Senin (16/3/2020) terlapisi oleh spanduk kunker reses anggota DPR RI. Pencampuradukan kegiatan sosialisasi dan reses ini dinilai tidak etis dan menjadi sorotan publik.

Dari hasil klarifikasi tersebut, Koordinator PPKH Pandeglang Sulaeman Afandi membuat surat pernyataan yang berisikan empat pernyataan yaitu:

  1. Adanya berita atau informasi yang beredar di medsos dan menjadi perbincangan publik terkait foto dan video spanduk kegiatan sosialisasi kerjasama antara KPU Pandeglang dengan PPKH Pandeglang yang dilapisi spanduk kunker reses anggota DPR RI, hal tersebut bukan merupakan unsur disengaja dan kegiatan kunker reses tersebut dilaksanakan tidak pada waktu yang bersamaan dengan kegiatan sosialiasi Pilbup. Kegiatan kunker reses pukul 11.30 – 12.00.
  2. Berkaitan dengan spanduk kunker reses anggota DPR RI yang menempel di spanduk sosialisasi Pilbup adalah muri kelalaian pelaksana kegiatan (PPKH).
  3. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi Pilbup dimulai pukul 14.20.
  4. Saya selaku perwakilan Koordinator PPKH Pandeglang meminta maaf kepada KPU atas beredarnya foto dan video yang dianggap telah dirugikan atas kejadian itu.

Koordinator PPKH Pandeglang Sulaeman Afandi membenarkan pihaknya sudah menyampaikan klarifikasi ke KPU dan mengakui membuat pernyataan. “Kami sampaikan ke KPU bahwa apa yang ramai di medsos tidak sepenuhnya benar. Kegiatan sosialisasi KPU tidak ditumpangi kegiatan lainnya. Namun kami mengaku lalai saat penempelan spanduk. Penempelan spanduk dilakukan office boy hotel dan kami lalai mengontrol,” kata Sulaeman.

Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai mengatakan, klarifikasi dimaksudkan untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial yang cenderung merugikan KPU karena dituding tak netral.

Baca Juga

H. Edison Sitorus Borong 2 Sapi Jumbo di BQB, Bukti Dukungan Nyata untuk UMKM Peternak Cilegon
KOMISI-PEMILIHAN-UMUM-KOTA-TANGERANG
HIPKA Bersama KPU Kota Cilegon Sosialisasikan Pendidikan Pemilih
KPU Kota Cilegon Tetapkan DPT Sebanyak 330.413 Untuk Pilkada 2024

“Ada kelalaian pemasangan spanduk sosialisasi yang dilapisi spanduk reses salah stau anggota DPR RI. Sesuai surat masuk yang disampaikan PPKH ke KPU perihal agenda sosialisasi peningkatan partisipasi yang bertempat di Mutiara Carita memang tidak ada agenda lain selain sosialisasi dan KPU,” kata Sujai.

(Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tingkatkan Kesiapsiagaan, Pemprov Banten Luncurkan Situs Infocorona
Artikel Berikutnya Warga Kepuh Terkena DBD, Puskesmas Ciwandan Lakukan Fogging
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Politik

Lahir dari Petani, Relawan PAS Gencar Sosialisasikan Andra Soni untuk Pilgub Banten 2024

Politik

Ratusan Warga Jombang Purwakarta Deklrasikan Balon Walikota Cilegon, Rohmatulloh Minta Warga Masyarakat Satu Komando Menangkan Alawi Mahmud

Politik

Alawi Tegas Ajak Masyarakat Jangan Pilih Pemimpin Dinasti Korupsi, Begini Katanya

Politik

Bawaslu Ultimatum ASN dan Kades Tidak Terlibat Politik Praktis saat Masuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Tahun 2024

Politik

Launching Maskot-Jingle, KPU Targetkan 70 Persen Partisipasi Pilbup dan Wabup Serang 2024

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com