Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Emak-Emak di Kabupaten Serang Gerudug Kantor Desa
Sosial Budaya

Emak-Emak di Kabupaten Serang Gerudug Kantor Desa

admin
Diterbitkan: 12 Juni 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG, — Puluhan masyarakat yang didominasi emak-emak menggeruduk kantor Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Kamis (11/6/2020).

Diketahui, kedatangan mereka ke kantor desa menanyakan dan menuntut terkait kejelasan realisasi dana bantuan sosial (Bansos) bagi warga terdampak covid-19, sebab. mayoritas warga tidak mendapat bantun sosial (bansos).

“Dana pembagianya tidak merata, Kita cuma ngajuin aspirasi masyarakat aja, kan yang di desa lainmh dapat semua tapi disinimh (kampung pinong) ngga dapat,” ucapnya.

Menurut yayah, hanya Ada 23 orang warga yang mendapat bantuan dari pemerintah, sedangkan, kata dia, mayoritas warga yang harusnya layak mendapat bantuan tidak mendalat haknya.

“Jadi, ini masyarakat mau nanyain (desa) kenapa gitu kebanyakan yang nggak dapat,” katanya.

Baca Juga

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG
1.500 Masyarakat Ikuti Tradisi Seba Alit, Al Muktabar Minta Anak Anak di Baduy Tak Terkena Stunting
1.500 Masyarakat Baduy Datangi ke Pemprov Banten, Ini Pesan Al Muktabar di Seba Baduy 2024
Kerajinan Khas Provinsi Banten, Tine Al Muktabar Promosikan Batik Tenun Baduy di Surakarta Jawa Tengah

Meksi begitu, ujar dia, masyarakat sudah merasa puas melalui hasil dialog dengan kelurahan, namun, menurutnya, data yang digunakan dinsos keliru, karena menggunakan data tahun 2015.

Akan tetapi, yayah mengaku dirinya pasrah dan menerima terkait data yang keliru itu, sehingga warga sepenuhnya menyerahkan kepada kebijaksanaa kepala desa.

“Tadi sudah diklarifikasi sama pak lurahnya, semua data sudah dilaporin ke dinsos, tapi dinsos masukin data yang 2015,” tambahnya.

Baca Juga

Perwakilan Provinsi Banten Ikuti HUT Ke-44 Dekranas dan HKG ke-52 PKK di Solo, Begini Pesan Al Muktabar
Azizan-Yulli, Kang Nong Kabupaten Serang 2024
Kembali Latih Warga Membatik, Bupati Serang Komitmen Jaga Budaya
DWP Provinsi Banten Bakal Gelar Lomba Line Dance Pada Hari Kartini

“Jadi, kami nerima, mungkin data itu udah dari sananya yang dapat hanya segitu,” terang yayah.

Yayah berharap, secepatnya pemerintah desa memperbaharui data serta serta desa dapat menyalurkan bantuan dana bansos secara merata, terlebih kondisi ekonomi masyarakat saat ini dalam keadaan susah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Harapanya ingin merata, jadi dapat semua dari desa,” tandas yayah. (DM/red).

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Puluhan Gram Narkotika Jenis Sabu Diamankan Satresnarkoba Polres Serang Kota
Artikel Berikutnya Mensos Salurkan 10 Ribu Paket Sembako di Kabupaten Serang
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Sosial Budaya

Pemprov Banten Gelar Parade Budaya di Bandara Soekarno Hatta

Sosial Budaya

STQH 2023 Jambi, Pj Sekda Virgojanti: Kafilah Provinsi Banten Siap Berikan Yang Terbaik

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

Sosial Budaya

Hadiri Deklarasi TTKKBI, Al Muktabar: Pesilat Pelestari Seni Budaya dan Menciptakan Kamtibmas

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Tampilkan Tenun Baduy dan Rajutan Pada Pameran Asta Karya Nusa

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com