Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Usaha Makanan Jadi Pilihan Warga Lebak Di Masa Pendemi Covid-19
Lebak

Usaha Makanan Jadi Pilihan Warga Lebak Di Masa Pendemi Covid-19

admin
Diterbitkan: 15 November 2020
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

LEBAK – Wilayah Kabupaten Lebak merupakan daerah agraris, dimana berbagai macam jenis tanaman bisa tumbuh subur diwilayah yang berbatasan langsung dengan beberapa kota, diantaranya Kabupaten Bogor, Sukabumi dan juga Tangerang.

Diantara tanaman yang tumbuh subur tersebut, jenis tanaman buah pisang yang paling malimpah diantara tanaman buah lainnya, sehingga menjadi bahan komoditi panganan bagi warga masyarakat yang memiliki nilai ekonomis, dimana dari pisang tersebut bisa diolah menjadi berbagai makanan cemilan seperti dijadikan keripik pisang ataupun yang lain.

Dimasa Pandemi Covid-19 ini, banyak warga yang kesulitan dalam sisi ekonomi, dimana hampir segala jenis usaha mengalami penurunan omzet. Kendati demikian, memproduksi keripik pisang dapat menjadi pilihan usaha dari warga masyarakat. Selain bahan yang melimpah, juga mudah dalam hal pembuatan, juga dari sisi pemasaranpun tidak sulit. Selain itu juga, keripik pisang sangat digemari oleh masyarakat sebab, keripik pisang ini jenis jajanan yang harganya murah terjangkau.

Seperti keripik pisang yang diproduksi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang digagas Mela, istri dari Kepala Desa Cisampang, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, bersama warga ini berhasil mengembangkan keripik pisang dengan berbagai varian rasa.

“Produksi pisang ini bertujuan untuk memberdayakan warga masyarakat Cisampang agar memiliki penghasilan tambahan. Sebab, di desa kami ini cukup melimpah buah pisang sebagai bahan untuk membuat keripik. Apalagi disaat pandemi Covid-19 tentunya bisa membantu perekonomian warga, cukup banyak ibu-ibu warga Cisampang yang ikut memproduksi keripik pisang ini,” kata Mela kepada awak media dikediamannya, Minggu (15/11/2020).

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

Untuk masalah rasa, kata Mela, keripik pisang yang diproduksinya ada berbagai varian.

“Diantaranya rasa manis coklat, strawbery, pedas manis, jagung bakar dan rasa balado ayam, lada hitam dan gerenti dan orisinil,” ungkapnya.

Menurut Mela, usaha yang dikembangkannya ini baru berjalan kurang lebih sebulan, namun sudah dipasarkan dan pemasarannya dari warung-warung lokal hingga luar desa, seperti ke Pasar Picung dan Jalupang.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

“Harganya bervariasi, dari mulai Rp 2 ribu per bungkus hingga Rp 25 ribu. Sementara ini untuk produksi kita pusatkan di Kampung Cisoka, RT02/RW01, Desa Cisampang, Kecamatan Gunung Kencana,” terangnya.

Mela berharap jangkauan pemasaran usaha ini semakin luas, sehingga dapat ikut mendongkrak perekonomian warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Namun demikian, Mela mengaku, pihaknya saat ini masih terkendala permodalan.

“Saat ini kami terkendala modal, sehingga jumlah pengirimannya masih terbatas,” jelasnya.

Ditemui terpisah, Kades Cisampang Maman mengungkapkan, adanya kegiatan produksi kripik pisang renyah yang dikelola para ibu di wilayahnya ini semoga dapat membantu perekonomian keluarga.

“Selain itu semoga bermanfaat juga bagi para petani pisang, sehingga roda perekonomian para petani, khususnya yang ada di Desa Cisampang ikut terdongkrak. Harapan kami semoga usaha keripik pisang renyah ini semakin maju,” harap kades.

Baca Juga

Pj Bupati Lebak dan Forkopimda Cek Ketersediaan Pangan di Pasar dan Gudang Bulog
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Resmikan 21 Sarpras Pendidikan di Kabupaten Lebak
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Salurkan Bantuan Sosial Untuk Masyarakat Kabupaten Lebak
Al Muktabar Minta Fasilitas Kesehatan RSUD Malingping Ditingkatkan

Selain itu, beda dengan pedagang lain yang dialami oleh salah satu seorang pembuat kue kering di Kecamatan Sajira, selama masa Pandemi Covid-19 ini mengalami penurunan pesanan.

“Sebelum Covid-19 pesanan makanan kering lumayan banyak, dari satu minggu bisa mencapai 50 toples, namun setelah corona ini paling satu bulan pesanan paling 10 toples, sangat jauh penurunannya,” ujar Laela Rosita, pembuat kue kering dari Kecamatan Sajira.

Dengan kondisi seperti ini, Laela harus memutar otak agar usahanya tetap berjalan.

“Sekarang saya membuat bolu hingga kue ulang tahun. Itupun pemesannya secara daring antar teman saja,” ungkapnya.

Kendati demikian, Laela bersama penjual kue lainnya berharap pandemi Covid-19 dapat segera berlalu, agar usaha yang dirintisnya dapat normal kembali dan mengalami peningkatan omzet.

(Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Usaha Makanan Jadi Pilihan Warga Lebak Di Masa Pendemi Covid-19
Artikel Berikutnya RAPI Pandeglang Gelar Baksos Bagikan Sembako Pada Kaum Duafa
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com