Harita.id
Sabtu, 5 September 2026
  • News Room
    • Politik
    • Olahraga
    • Nasional
    • Pariwisata
    • Bisnis
  • Daerah
    • Kota Serang
    • Kota Cilegon
    • Tangerang Raya
  • Editorial
  • Opini
  • Sosbud
  • Wawancara
  • Video
    • Photo
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Bisnis
  • Daerah
  • Kota Cilegon
  • Kota Serang
  • Lebak
  • Pandeglang
  • Tangerang Raya
  • Featured
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • DPRD Provinsi Banten
  • Wawancara
Search
  • News Room
    • Politik
    • Olahraga
    • Nasional
    • Pariwisata
    • Bisnis
  • Daerah
    • Kota Serang
    • Kota Cilegon
    • Tangerang Raya
  • Editorial
  • Opini
  • Sosbud
  • Wawancara
  • Video
    • Photo
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pulihkan Ekonomi Petani di Tengah Pandemi Dengan Budidaya Jagung Pulut
Kota Cilegon

Pulihkan Ekonomi Petani di Tengah Pandemi Dengan Budidaya Jagung Pulut

admin
Diterbitkan: 10 Februari 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

CILEGON – Sejumlah petani di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mencoba peruntungan dengan melakukan budidaya jagung pulut guna membangun upaya pemulihan ekonomi secara mandiri.

Meski biasanya menanam jenis kacang-kacangan, sayuran dan umbi-umbian, petani setempat memilih budi daya jagung pulut karena nilai jualnya lebih tinggi dibanding dengan jenis tanaman yang biasa ditanamnya.

“Awalnya saya ragu dengan menanam jagung ungu atau jagung pulut ini, disitu kita coba cari info dari teman, karena kita tujuannya untuk kesejahteraan kita selaku petani. Kemudian kita uji coba dan alhamdulillah hasilnya menguntungkan, kita biasa menanam kacang panjang, timun dan lain sebagainya ternyata setelah kita uji coba jagung pulut ini saya tertarik dan saya terus kembangkan,” kata Ali Musa seorang petani jagung pulut saat ditemui dilokasi pada Selasa (09/02/2021)

Ali Musa mengaku, pengembangkan budidaya jagung pulut dipilih pihaknya lantaran selain masih jarang dijadikan komoditas pertanian oleh warga sekitar, harganya juga lebih mahal dari jenis jagung biasanya.

“Saya disini menanami tanaman jagung pulut diatas lahan 5000 meter persegi dan tidak membutuhkan waktu lama untuk memasuki masa tanam jagung pulut atau panen karena hanya membutuhkan waktu 60 hari. Diatas lahan itu pernah sekali panen dan hasilnya sangat menjanjikan bisa mencapai satu ton jagung dan saya jual 10 ribu rupiah perkilogramnya ,” ujarnya.

Baca Juga

Pasar Baru Kranggot Bakal Digandengkan dengan Swasta, Pemkot Cilegon Kejar Penataan dan Pengelolaan Lebih Profesional
Fajar Hadi Prabowo: Atasi Kemiskinan Cilegon dengan Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan
Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah
Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon Suharyadi mengaku, pemberdayaan masyarakat petani yang dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi petani dari dana insentif daerah dengan menanam jagung pulut memanfaatkan lahan yang tidak produktif yang ada di wilayah Kecamatan yang ada di Kota Cilegon.

“Ini salah satu pengembangan pemulihan ekonomi petani yang tujuannya dengan adanya pandemi Covid ini petani harus kembali pulih ekonominya dengan program budidaya jagung jantan FL, dan kebetulan juga para petani memanfaatkan lahan yang tidak terpakai karena sebelumnya lahan ini dipenuhi alang-alang sehingga para petani berupaya untuk membudidayakan jagung pulut. Selain itu juga budidaya pengembangan pertanian jagung pulut yang dikembangkan ini untuk mendorong ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi masyarakat di masa Pandemi covid-19,” tukasnya. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tekan Penyebaran Covid-19, Revitalisasi Kampung Tangguh, Desa Curugbadak Bakal Ditinjau Polda Banten
Artikel Berikutnya Memasuki Panen Raya, Politisi PPP Lebak Minta Pemerintah Tampung Gabah Petani
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Dewan Pers Siapkan Rapat Bersama Konstituen Bahas HPN 2027, AMSI Dukung Usulan SMSI di Jakarta

Pemkab Serang Hadirkan Aku Desa Digital Optimalisasi Pelayanan Dasar Publik

Festival Cikolelet 2026 Digelar, Mendes Yandri: Rawat Kearifan Lokal, Bangun Kesejahteraan

Hadir di Dewan Pers, Hasyim Djojohadikusumo Ingatkan Media Jangan Sesatkan Publik

JAM-Intel Kejagung Apresiasi Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Cilegon Bersholawat Hadirkan Habib Syech, Ribuan Jamaah Diprediksi Padati Alun-Alun

Kota Cilegon

Wakil Wali Kota Cilegon Sapa Peserta Upacara, Momen Humanis Warnai HUT ke-81 RI

Kota Cilegon

HUT RI ke-81 di Cilegon, Robinsar: Kemerdekaan Harus Diterjemahkan dalam Kerja Nyata dan Pelayanan untuk Rakyat

Kota Cilegon

Tak Cuma Jago di Kota Sendiri, UMKM Cilegon Bersiap Menaklukkan Pasar Belanda

Kota Cilegon

HKG PKK ke-54, Robinsar Dorong Kader Jadi Penghubung Program Pemerintah dengan Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com