HARITA.ID – Mengawali tahun 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat 11 Kecamatan dan 16 Desa di wilayah Kabupaten Serang terdampak banjir.
Penyebab banjir di 16 Desa di wilayah Pemerintah Kabupaten Serang diakibatkan karena hujan deras yang turun sejak tanggal 27 Desember 2022 hingga 01 Januari 2023 dengan intensitas hujan lebat di wilayah Kabupaten Serang mengakibatkan beberapa wilayah terdampak banjir.
Dampak dari hujan yang terjadi dari tanggal 27 Desember 2022 hingga awal Januari 2023 mengakibatkan 209 rumah, 401 KK dan 1451 jiwa terdampak banjir dengan ketinggian 10-60 cm, dan beberapa warga terpaksa harus mengungsi.
Sapta anggota Team Reaksi Cepat (TRC) BPBD Serang mengatakan, 7 Kecamatan sudah mulai kondusif per tanggal 3 Januari 2022.
“Tujuh Kecamatan Kragilan, Kopo, Cikande, Kibin, Cinangka, Tunjung Teja dan Tirtayasa Sudah mulai kondusif, warga sudah kembali kerumahnya masing-masing sudah beraktifitas seperti biasa” ujarnya.
“Sementara Kecamatan Bandung, Binuang, Jawilan dan Cikeusal masih dalam pemantauan ketinggian air 5-10 cm,” tutupnya. (Zar/Red)










