HARITA.ID – Memasuki Pemilu Serentak di Tahun 2024 di Kota Serang,Walikota Serang mengklaim partisipasi Perempuan pada Pemilihan Umum atau Pemilu di Kota Cilegon tidak maksimal.
Hal tersebut, disampaikan Syafrudin bahwa dalam memasuki Kontestasi Pemilu 2024 secara serentak, khususnya di Kota Serang ia menilai sangatlah kurang dalam partisipasi keikutsertaan perempuan pada pemilihan umum (Pemilu) di Serang.
Padahal kata Syafrudin, kebanyakan jumlah mayoritas pemilih itu berasal dari perempuan, tetapi, partisipasinya masih belum maksimal.
“Jumlah pemilih itu mayoritas perempuan, tetapi, kadang-kadang perempuan itu malas untuk partisipasi dukungan kepada para calon baik legislatif maupun eksekutif,” ucap Syafrudin Kamis 02 Febuari 2023.
Syafrudin menjelaskan, pada jumlah pemilih perempuan lebih banyak dibanding dengan laki-laki, artinya sebagai penentu kemenangan.
“Itu kadang-kadang malas, oleh karena itu dengan jumlah penduduk perempuan 60 persen sebenarnya sudah menjadi kunci keberhasilan pemimpin yang ada di Indonesia ini ada di perempuan, baik tingkat pusat,” kata Syafrudin.
Tak sampai di situ, orang nomer satu di Kota Serang berharap agar keterlibatan perempuan di dalam dunia politik dapat lebih aktif lagi dibandingkan dengan laki-laki.
Hal itu ada kaitannya dengan kuota legislatif 30 persen untuk keterwakilan perempuan.
“Jadi, diwajibkan untuk setiap partai kursinya 30 persen dari perempuan. Alhamdulillah di Kota Serang ada peningkatan dahulu hanya lima sekarang sudah sembilan kursi,” ucap Syafrudin.
Syafrudin berharap peran perempuan dalam keikutsertaan Pemilu yang akan datang dapat lebih meningkat lagi.
“Saya berharap terutama kepada masyarakat Kota Serang untuk lebih berpartisipasi aktif dalam rangka dukungan baik legislatif maupun eksekutif,” tukasnya. (Zar/Red)











