HARITA.ID – Menjelang Kontestasi pada panggung Pemilu Legislatif kini sudah mulai ramai, sejumlah nama yg berasal dari tokoh masyarakat, pengusaha dan berbagai profesi lain banyak bermunculan seperti salah satu nya H. Sohari
mengenal Sosok H. Sohari seorang anak penjual Kue keliling dan mantan kuli bangunan resmi mencalonkan diri dari partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Daerah Pilihan (Dapil) satu Jombang-Purwakarta.
Sohari seorang anak penjual kue keliling yang kini menjadi salah satu pengusaha sukses di Kota Cilegon, telah terdaftar pada berkas pencalonan yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota pada 13 Mei lalu 2023 lalu.
“Pada intinya saya ingin menunjukan bahwa seseorang yang berasal dari keluarga tidak mampu, bisa menggapai kesuksesan dengan perjuangan dan kerja keras serta jujur dan konsisten, mau belajar memberikan contoh kepada masyarakat bahwa cita – cita bisa digapai siapapun, tanpa pandang bulu. Ditambah lagi istri saya putri asli wong Cilegon yany beralamat bebulak Kelurahan Kebon dalam, Kecamatan Purwakarta,” kata Sohari saat ditemui di Kediamannya, Minggu 14 Mei 2023.
Ia juga menceritakan masa kecilnya yang hanya seorang anak dari penjual kue keliling, yang tidak dijadikannya hambatan, untuk mengejar cita-cita.
“Saya anak bungsu dari tujuh bersaudara, ibu saya jualan kue keliling, bahkan saya bersama saudara saya mau makan saja, menunggu ibu pulang sore hari, kalau kuenya laku, barulah saya bisa makan, kalau gak laku, saya makan kue sisa, namun kondisi itu, tidak menjadi hambatan buat saya untuk meraih kesuksesan,” katanya.
Dia juga menceritakan perjuangannya hingga mencapai titik menjadi pengusaha sukses di Kota Baja.
“Saya pernah jadi kuli bangunan, bahkan untuk membiayai sekolah pada waktu itu, saya harus melaut menjadi nelayan agar bisa mendapatkan uang tambahan untuk meringankan beban ibu saya,” terangnya.
Selepas lulus dari sekolah, diungkapkan Sohari, ia mencari pekerjaan dan menjadi sales elektronik di PT. Columbia.
“Lulus sekolah saya cari kerja, setelah lulus, akhirnya saya diterima jadi sales barang electronic yang ada di Kota Cilegon. Dengan berbagai prestasi dan totalitas saya dalam bekerja saya bisa mencapai titik di mana saya menjadi Kepala Cabang perusahaan Elektronik di Cilegon,” ungkapnya.
Ditambahkannya, pencalonan dirinya menjadi Wakil Rakyat, semata-mata hanya ingin mengabdikan diri dan berjuang untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama agar ekonomi masyarakat bisa bertumbuh di Cilegon.
“Saya pernah berada di titik terendah saya, pada saat itu, untuk ongkos pulang ke rumah, dari Gerem Grogol hingga menuju Rumah saya di wilayah Ketileng harus menjual kalkulator yang dihargai Rp. 6.000. Atas dasar itulah, saya ingin berjuang agar ekonomi masyarakat Cilegon tumbuh, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Cilegon, khususnya Dapil saya Jombang-Purwakarta,” tambahnya. (Zar/Red)








