Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » HMI MPO Cabang Pandeglang Berpendapat Cawas Tidak Terlalu Urgent
PandeglangUncategorized

HMI MPO Cabang Pandeglang Berpendapat Cawas Tidak Terlalu Urgent

admin
Diterbitkan: 18 Agustus 2023
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Saat ini isu pelantikan CAWAS ( Calon Pengawas) khususnya untuk SMAN, SMKN dan SKHN di Provinsi Banten diduga telah dijadikan panggung dan bahkan diduga di Politisasi oleh beberapa pihak di Provinsi Banten.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Majlis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Pandeglang, menyoroti fakta bahwa program Calon Pengawas (CAWAS) telah dimulai pada masa pemerintahan Gubernur Wahidin Halim dan pelantikan 58 CAWAS telah dilakukan pada Desember 2022.

Dalam konteks ini, Fajar berpendapat bahwa pernyataan yang menuntut Pj.Gubernur untuk mengundurkan diri jika tidak memenuhi tantangan pelantikan Calon Pengawas (CAWAS) terlihat seperti tindakan politisasi.

“Perlu kita ketahui bahwa program CAWAS ini telah dimulai pada masa pemerintahan Gubernur sebelumnya, sehingga bukanlah tindakan yang terkait langsung dengan Pj. Gubernur saat ini.”

Selanjutnya Fajar pun mengatakan jika mengacu pada ketentuan Pasal 6 ayat 2 huruf b PERMENPAN RB nomor 21 tahun 2010, sasaran pengawasan bagi setiap Pengawas Sekolah adalah untuk sekolah menengah pertama/madrasah tsanawiyah dan sekolah menengah atas/madrasah aliyah/sekolah menengah kejuruan/madrasah aliyah kejuruan paling sedikit 7 satuan pendidikan dan/atau 40 (empat puluh) Guru mata pelajaran/kelompok mata pelajaran.

Baca Juga

TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung
Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

“Pj. Gubernur mungkin memiliki pertimbangan yang lebih luas dan kompleks dalam menghadapi isu ini, termasuk dampak dan keseimbangan dalam sistem pendidikan di daerah, mengingat guru honorer sudah digantikan dengan P3K, sedangkan masih banyak guru honorer dibanten yang belum menjadi P3K.” Ujar Fajar Ketua Umum HMI MPO Pandeglang, Jum’at 18 Agustus 2023.

Apalagi jika melihat pasal 4 didalam undang-undang tersebut ayat 2 yang mengatakan bahwa Pengawas Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah jabatan karier yang hanya dapat diduduki oleh Guru yang
berstatus sebagai PNS.

“Kami melihat bahwa pengawas ini merupakan jabatan fungsional dan itu harus diisi oleh guru yang sudah berstatus PNS, Tentu ini tidak bisa memberikan kesejahteraan pada guru honorer yang statusnya masih belum PNS dan P3K, maka dari itu wajar jika PJ Gubernur Banten masih mempertimbangkan pelantikan Cawas tersebut.” Ucap Fajar.

Baca Juga

*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
Bupati Pandeglang Hingga Wagub Banten Apresiasi HPN 2026
PENTRADA 2025: Pentas Teater Pemuda Wujudkan Semangat Kreatif Generasi Muda Pandeglang
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Dewi : Pemuda Tonggak Utama Kemajuan Bangsa

Fajar juga mengemukakan bahwa sampai saat ini DINDIKBUD Provinsi Banten belum mengusulkan PERGUB terkait JUKNIS CAWAS, yang menunjukkan bahwa ada kekosongan dalam panduan pelaksanaan program ini.

“Isu ini memang memiliki kompleksitas yang perlu dipertimbangkan secara hati-hati. Oleh karena itu, Pj. Gubernur dapat dianggap sebagai individu yang mempertimbangkan keputusan-keputusan dengan cermat, bukan semata-mata untuk kepentingan politik.”

- Advertisement -
Ad imageAd image

Fajar berharap agar pemenuhan pengajar lebih diutamakan ketimbang pengawas bagaimana pun jumlah guru yang ada di SMA/SMK di Provinsi Banten masih banyak yang kurang dari 40, tentu jika pengangkatan pengawas itu dilakukan akan berdampak pada kekurangan guru.

“Kami sangat berharap pemenuhan pengajar disetiap sekolah lebih diutamakan, masih banyak sekolah yang jumlah pengajarnya kurang dari 40 orang guru mata pelajaran, Ini seharusnya tidak hanya menjadi tanggung jawab Pj. Gubernur. Pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah provinsi dan lembaga pendidikan, juga dapat bekerja sama untuk mengatasi kekosongan panduan tersebut.”

Dalam keseluruhan pandangannya, Fajar juga mengingatkan bahwa Pj. Gubernur Banten memiliki kewenangan dalam pengangkatan, pemindahan, pemberhentian PNS, dan pembinaan ASN di Instansi Pemerintah, yang dapat memberikan panduan dan solusi dalam menghadapi isu kompleks ini.

“Saya harap Pj. Gubernur dapat berperan penting dalam mengatasi isu pelantikan CAWAS, dengan mempertimbangkan segala bentuk dampaknya secara menyeluruh terhadap pendidikan di daerah provinsi Banten, khususnya diwilayah Kabupaten Pandeglang.” Tutup Fajar Ketua Umum HMI MPO Cabang Pandeglang. (Zar/Red)

Baca Juga

Karang Taruna Pandeglang Gelar Jambore UMKM dan Apel Sumpah Pemuda.
Buka Jambore 2025, Bupati Dewi : Pramuka Bentuk Karakter Mandiri dan Tangguh
Bupati Dewi : Sekolah Harus Menjadi Tempat Ternyaman Untuk Belajar Siswa
Bupati Pandeglang Terjun Langsung ke Lokasi Pencarian Haikal dan Habibi, Anak yang Terseret Arus Sungai
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pj Sekda Virgojanti Buka Lomba Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Lingkungan Setda Provinsi Banten
Artikel Berikutnya SMSI dan PHRI Gagas Lintas Wisata Pesisir Banten
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Pandeglang

Bupati Dewi Setiani Dampingi Gubernur Banten Monitoring Pembangunan Jalan Program Bang Andra di ruas Cadasari–Kaduela

Pandeglang

Rayon PJKR PMII Syekh Manshur Tunjukkan Kekompakan di Kegiatan MAPABA 2025

Pandeglang

Bakti Indonesia INH Hadirkan Harapan Baru untuk Warga Kampung Gadog

Uncategorized

How Migration Is Reshaping Borders and Policies

Uncategorized

Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com