Harita.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Metode Gasing Tingkatkan Kemampuan Kuantitatif
Uncategorized

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Metode Gasing Tingkatkan Kemampuan Kuantitatif

admin
Diterbitkan: 16 Desember 2023
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – enjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan kemampuan kuantitatif diyakini sebagai aktivitas analisis dalam memahami situasi yang dihadapi. Dengan kemampuan tersebut, akan dengan mudah menemukan sebuah prosedur yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tertentu.

Hal itu diungkap Al Muktabar saat Launching Program Kerjasama Peningkatan Kualitas Pendidikan Tingkat SMA Fisika dengan Metode GASING (Gampang, Asik, Menyenangkan) di Lapangan SMAN 06 Kota Serang, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat 15 Desember 2023.

“Hari ini kita bersama-sama menyaksikan simulasi penggunaan metode Gasing ini, mudah-mudahan anak-anak di Provinsi Banten secara menyeluruh punya kemampuan kuantitatif sehingga dia mampu untuk menyikapi permasalahan di masa depan,” jelas Al Muktabar.

Ia menyampaikan, melalui metode Gasing yang diterapkan pada proses pembelajaran mampu mentransformasikan sistem nilai bagi motivasi belajar siswa. Sehingga siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi untuk mata pembelajaran eksakta.

“Oleh karenanya kita mulai mengedukasinya, ini merupakan bagian dari sistem nilai sehingga para siswa tampil berani dengan kemampuan yang dia miliki dan tentunya diiringi cita-cita mereka yang besar,” ungkapnya.

Baca Juga

Tandon Sukmajaya Cilegon Dikebut, Ditarget Rampung Desember 2026
TonyBet NL app en mobiel gids: alles over de mobiele ervaring
Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Jadi Petani Modern, Dandim: Regenerasi Petani Harus Disiapkan
Lahan Menyusut, TNI Turun Tangan: Kolaborasi Kodim Cilegon dan Petani Genjot Produksi Jagung

Al Muktabar menyebutkan, launching metode pembelajaran Gasing di Provinsi Banten ini merupakan launching metode Gasing yang pertama kali di Indonesia untuk tingkat SMA. Ia berharap, kegiatan ini mampu mempermudah dan memperluas proses pembelajaran kuantitatif bagi guru dan siswa SMA se-Provinsi Banten.

“Ini akan sangat membantu proses pembelajaran, nanti kita akan banyak olimpiade sehingga hal itu mampu meningkatkan kapasitas dan proses pembelajaran kita,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Tabrani menyampaikan, launching metode pembelajaran Gasing ini merupakan pengembangan metode pembelajaran yang kreatif.

Baca Juga

Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi
*Elit Nasional Kader MA Turun Gunung Memimpin Mathla’ul Anwar Demi Visi MA Naik Level*
How Migration Is Reshaping Borders and Policies
Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects

“Karena banyak siswa yang menganggap mata pelajaran eksakta adalah mata pelajaran yang sulit. Melalui ini kita buktikan bahwa yang dianggap sulit masih bisa kita pelajari dengan metode atau cara yang lebih menyenangkan,” ujar Tabrani.

Disampaikan, sebelum launching, terdapat 64 siswa dan 32 guru per Kabupaten/Kota mengikuti pelatihan metode Gasing. Yang mana, ia harap mampu membawa metode pembelajaran Gasing ini kepada sesama siswa dan guru di daerahnya masing-masing.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Sebelumnya kita telah melaksanakan pelatihan, yang mana dari hasil pelatihan dan telah di launchingnya metode pembelajaran ini para peserta mampu mengimbaskan metode atau cara belajar yang mereka alami sendiri,” ungkap Tabrani.

Sementara itu, penggagas metode Gasing Yohanes Surya mengungkapkan metode pembelajaran ini merupakan metode yang memadukan antara audio dan visual. Dimana, pada saat ini model tersebut sudah berbasis teknologi yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun.

“Membuat pembelajaran eksakta seperti fisika ini menjadi pembelajaran yang sangat menyenangkan. Tidak hanya teori kita juga menjelaskan dengan menampilkan animasi sesederhana mungkin yang intinya bisa dipahami oleh para siswa,” jelasnya.

Ia menyebutkan, konsep pembelajaran menggunakan metode Gasing ini sudah dilengkapi dengan materi dan soal. Selain itu, ia juga menambahkan beberapa eksperimen yang dianggap mampu menambah pemahaman mengenai materi yang sedang dipelajari.

Baca Juga

Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict
War-Torn Nation Begins Reconstruction Efforts with International Aid
Foreign Aid Sparks Debate Over Motives and Impact
Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia

“Di samping penjelasan soal dan materi, kita juga memberikan eksperimen yang menyenangkan bagi anak-anak. Eksperimen ini bisa dilakukan sendiri oleh siswa tentunya dengan pengawasan para guru,” pungkasnya.

Metode Gasing ini adalah proses langkah demi langkah, yang disusun sedemikian rupa dalam penguasaan materi yang dibangun dari pemahaman materi sebelumnya. Pentingnya proses langkah demi langkah dalam metode Gasing ini tercermin sewaktu anak-anak belajar suatu topik, yang mana terdapat titik kritis yang harus mereka lewati. Setelah mencapai titik kritis ini mereka tidak akan sulit lagi mengerjakan soal dalam topik tersebut. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Kabupaten Serang Mulai Gunakan Mesin Pengolah Sampah Terpadu
Artikel Berikutnya Tiga Kesatria Lapas Cilegon Berlaga Di Kejuaraan Kempo AntarGraha FKI UPT 2023
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

763 Mahasiswa Terima Bantuan Beasiswa Cilegon Juare

Wagub Banten Achmad Dimyati Hadiri Resepsi Putri Ketum SMSI, Doakan Pengantin Jadi Keluarga Sakinah

Pemkot Cilegon Siapkan Lahan 2.000 Meter Persegi untuk 53 PKL Bonakarta

Cegah Dampak Bencana Industri, DLH Cilegon Tekankan Pentingnya Mitigasi

BAZNAS Cilegon Buka Seleksi Pimpinan Periode 2026-2031, Ini Syaratnya

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Uncategorized

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2024

Uncategorized

Selamat Memperingati Hari Santri Nasional

Uncategorized

KAMMI Minta Pemuda Kreatif Bangun SDM yang Inovatif di Banten

Uncategorized

KLB PWI, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum Periode 2023-2028

Uncategorized

Inspektur Upacara HUT RI ke-79, Bupati Serang Ajak Masyarakat Bangkitkan Gotong Royong

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com