Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Pulihkan Ekonomi Petani di Tengah Pandemi Dengan Budidaya Jagung Pulut
Kota Cilegon

Pulihkan Ekonomi Petani di Tengah Pandemi Dengan Budidaya Jagung Pulut

admin
Diterbitkan: 10 Februari 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

CILEGON – Sejumlah petani di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon mencoba peruntungan dengan melakukan budidaya jagung pulut guna membangun upaya pemulihan ekonomi secara mandiri.

Meski biasanya menanam jenis kacang-kacangan, sayuran dan umbi-umbian, petani setempat memilih budi daya jagung pulut karena nilai jualnya lebih tinggi dibanding dengan jenis tanaman yang biasa ditanamnya.

“Awalnya saya ragu dengan menanam jagung ungu atau jagung pulut ini, disitu kita coba cari info dari teman, karena kita tujuannya untuk kesejahteraan kita selaku petani. Kemudian kita uji coba dan alhamdulillah hasilnya menguntungkan, kita biasa menanam kacang panjang, timun dan lain sebagainya ternyata setelah kita uji coba jagung pulut ini saya tertarik dan saya terus kembangkan,” kata Ali Musa seorang petani jagung pulut saat ditemui dilokasi pada Selasa (09/02/2021)

Ali Musa mengaku, pengembangkan budidaya jagung pulut dipilih pihaknya lantaran selain masih jarang dijadikan komoditas pertanian oleh warga sekitar, harganya juga lebih mahal dari jenis jagung biasanya.

“Saya disini menanami tanaman jagung pulut diatas lahan 5000 meter persegi dan tidak membutuhkan waktu lama untuk memasuki masa tanam jagung pulut atau panen karena hanya membutuhkan waktu 60 hari. Diatas lahan itu pernah sekali panen dan hasilnya sangat menjanjikan bisa mencapai satu ton jagung dan saya jual 10 ribu rupiah perkilogramnya ,” ujarnya.

Baca Juga

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota
Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat
Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja
60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Cilegon Suharyadi mengaku, pemberdayaan masyarakat petani yang dilakukan sebagai upaya pemulihan ekonomi petani dari dana insentif daerah dengan menanam jagung pulut memanfaatkan lahan yang tidak produktif yang ada di wilayah Kecamatan yang ada di Kota Cilegon.

“Ini salah satu pengembangan pemulihan ekonomi petani yang tujuannya dengan adanya pandemi Covid ini petani harus kembali pulih ekonominya dengan program budidaya jagung jantan FL, dan kebetulan juga para petani memanfaatkan lahan yang tidak terpakai karena sebelumnya lahan ini dipenuhi alang-alang sehingga para petani berupaya untuk membudidayakan jagung pulut. Selain itu juga budidaya pengembangan pertanian jagung pulut yang dikembangkan ini untuk mendorong ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi masyarakat di masa Pandemi covid-19,” tukasnya. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tekan Penyebaran Covid-19, Revitalisasi Kampung Tangguh, Desa Curugbadak Bakal Ditinjau Polda Banten
Artikel Berikutnya Memasuki Panen Raya, Politisi PPP Lebak Minta Pemerintah Tampung Gabah Petani
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Bupati Serang Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan dalam Keadaan Selamat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon

Pasar Baru Kranggot Bakal Digandengkan dengan Swasta, Pemkot Cilegon Kejar Penataan dan Pengelolaan Lebih Profesional

Kota Cilegon

Fajar Hadi Prabowo: Atasi Kemiskinan Cilegon dengan Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan

Kota Cilegon

Dilantik Jadi Sekda Cilegon, Ahmad Aziz Dorong ASN Kompak dan Satu Langkah

Kota Cilegon

Dewan Pendidikan Cilegon Luncurkan Dompet Pendidikan, Syaiful: Jangan Ada Anak Putus Sekolah karena Biaya

Kota Cilegon

Dokumen Dinilai Lengkap, Cilegon Tinggal Tunggu Hasil Penilaian Keterbukaan Informasi

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com