HARITA.ID – Keterlibatan peserta kafilah dari Musabakoh Tilawatil Quran (MTQ) XXII tahun 2023 alami penjomplangan pengiriman peserta kafilah pada MTQ tahun 2023. Hal itu membuat Walikota Cilegon,Helldy Agustian geram karena dari 8 kecamatan yang berada di lingkungan Pemkot Cilegon pada keikut sertaan peserta MTQ 2023 mengalami ketidak samaan dalam pengiriman kontingen atau keterwakilan peserta MTQ 2023 tidak merata.
Sehingga di tegaskan Helldu dirinya meminta kepada seluruh kepala Kecamatan di 8 Kecamatan Kota Cilegon untuk serius dalam mengirimkan pesertanya pada ajang MTQ ke 21 tahun 2023.
“Menurut saya terlalu jomplang ada yang 53 ada yang 33 berarti kan sisa 20 apakah cukup sulit mencari pesertanya, kita pingin melihat keseriusan dari camat camat ini,” tegas Helldy.
Sementara itu,di tambahkan Ketua Umum MTQ Kota Cilegon,Maman Mauludin menyampaikan menanggapi salah satu Kecamatan yang mengirimkan hanya 33 kontingen tersebut nantinya Maman akan segera mungkin memberikan teguran secara tegas. Hal itu membuatnya karena interuksi dari Walikota Cilegon.
“33 kontingen dari peserta MTQ ke XXII tahun 2023 nanti kita mungkin akan teguran dan perhatian dari pak Wali.
Besok lah, saya panggil nanti. Supaya bisa maksimalkan,” tukasnya.
Adapun untuk peserta Kafilah dari 8 kecamatan itu terdiri dari,Kafilah Kecamatan 58 Peserta, sedangkan Kafila Kecamatan Jombang 55 peserta, kemudian selanjutnya Kafilah Kecamatan Grogol 51 Peserta, Kafila Kecamatan Ciwandan 50 Peserta, Kecamatan Pulo Merak 48, Kafilah Kecamatan Cibeber 47, Kafilah Kecamatan Citangkil 40 Peserta dan terakhir Kafila Kecamatan Cilegon 33 Peserta. (Zar/Red(










