Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Tamanan Pepaya California Diserang Hama, Petani Lebak Mengeluh
Lebak

Tamanan Pepaya California Diserang Hama, Petani Lebak Mengeluh

admin
Diterbitkan: 21 Desember 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

LEBAK – Sejumlah petani pepaya California di Kecamatan Warunggunung mengalami kerugian akibat tanaman mereka diserang hama yang belum diketahui jenisnya. Akibatnya, buah pepaya California yang seharusnya manis setelah matang, malah tidak ada rasanya diduga setelah diserang hama.

Seperti dituturkan Jaenudin, petani Pepaya di Kecamatan Warunggunung mengatakan, seharusnya, pekan ini dia sudah bisa memetik buah pepaya, karena secara jasad mata pertumbuhan tanaman dan buah pepaya normal, bahkan buahnya cukup lebat. Namun, setelah siap panen tanaman diserang hama dengan ciri-ciri daunnya yang berubah warna dan beberapa buah busuk.

“Bahkan pepaya yang sudah matang tidak ada rasanya sama sekali alias hambar,” kata Jaenudin, kepada wartawan, Senin (20/12/2020).

Dikatakan Jaenudin, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya membasmi hama dengan menyemprotkan beberapa jenis bahan kimia sampai dengan bahan tradisional. Namun, hasilnya tetap sama.

“Upaya yang kita lakukan tidak membuahkan hasil, agar kerugian tidak terlalu besar, kemungkinan hasi panen pepaya akan dijual untuk bahan sayur bukan untuk konsumsi seperti biasanya,” ujarnya.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

Sementara itu, Yana, salah seorang petani pepaya California lainnya juga mengaku, lahan yang dimilikinya sekitar satu hektar, sudah beberapa kali panen. Namun, panen kali ini sepertinya gagal. Karena tanaman diserang hama yang membuat kualitas pepaya kurang baik busuk dan rasa manisnya hilang.

“Sampai saat ini belum ada petugas PPL datang ke kami, padahal kami sangat membutuhkan bantuan. Kami harap ada bantuan dari dinas terkait agar tanaman pepaya kami bisa kembali normal,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan perkebunan (Distanbun) Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, saat dihubungi wartawan menyatakan, pihaknya saat ini sedang mencari solusi untuk menghilangkan hama pepaya yang menyerang petani di Kecamatan Warunggunung.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

“Kita bersama provinsi dengan tim penelitinya direncanakan akan ke lokasi kebun pepaya untuk menganalisa jenis hamanya, mudah-mudahan ditemukan solusinya agar petani tidak merugi,” tukasnya. (DM)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Polres Lebak Sebar 647 Personil Amankan Perayaan Nataru
Artikel Berikutnya DPRD Kota Cilegon Tagih Janji Pemkot Cilegon Tangani Banjir
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com