Harita.id
Minggu, 20 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Petani Sobang Budidayakan Porang Lokal
Lebak

Petani Sobang Budidayakan Porang Lokal

admin
Diterbitkan: 4 Januari 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

LEBAK – Porang kini menjadi tanaman komiditi ekspor yang memiliki bermacam manfaat. Untuk itu para petani Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, saat ini tengah membudidayakan tanaman yang banyak tumbuh di kawasan Taman Nasional Gunung Salak Halimun (TNGHS) tersebut yang bisa menjadi tanaman alternatif yang bernilai ekonomi bagi sebagian masyarakat disaat masa pandemi ini.

Seperti dituturkan oleh Cecep Sobari, selaku Ketua Komunitas Petani Porang Mahkota Durga di Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, mengatakan, berdirinya komunitas petani Porang merupakan langkah kongkrit untuk mempertahankan kepunahan komoditas Porang asal wilayah Sobang.

“Kami ajak para pencari porang liar di kawasan hutan agar menjadi petani Porang, yang bukan hanya bisa menjual tapi bisa juga mengembangbiakan Porang. Artinya, tidak semua Porang yang mereka dapatkan untuk dijual, tetapi mereka juga bisa menyisihkan untuk dijadikan bibit yang nantinya dikembangbiakan, sehingga tanaman porang tidak musnah di hutan,” ujar Cecep di Sobang, Senin (04/01/2021).

Selain itu, kata Cecep, dibentuknya komunitas petani Porang Mahkota Durga bertujuan agar Kecamatan Sobang menjadi sentra bibit unggul komiditas Porang yang berkualitas.

“Jika hasil pencarian di hutan langsung dijual ke luar daerah, pastinya Porang dihutan ini bakal habis. Maka, melalui komunitas ini kami telah berupaya mensosialisasikan bagaimana cara budidaya Porang ke para petani. Kapan saat bertanam dan kapan saatnya menjual dan bagaimana cara merawat Porang agar memiliki hasil yang unggul,” katanya.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

Cecep mengklaim, selama musim tanam per bulan September 2020 hingga Januari 2021, komunitas Mahkota Durga merilis data dari 26 anggota memiliki luas lahan sebanyak 16 hektar atau sekitar 640.000 batang tanaman porang.

“Meski jumlah tersebut belum sesuai target satu juta pohon, namun harapan besar itu dipastikan bisa dicapai pada musim Dorman (buah katak) pada bulan Agustus mendatang. Pada bulan Agustus kita musim Dorman pertama. Untuk umbi belum waktunya dipanen, tapi sekitar jutaan butir buah biji katak sudah didepan mata. Bisa diprediksi, jika itu terus dibuat pembibitan, pada tahun 2022 nanti, bukan hal yang mustahil, Kecamatan Sobang nantinya jadi pusat bibit unggul dan umbi Porang berkualitas,” pungkasnya.

(Dm)

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Polres Lebak Salurkan Bantuan Untuk Korban Tanah Longsor
Artikel Berikutnya Anin Rahma: Siber Pengawal Media Sosial ?
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com