Harita.id
Minggu, 20 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Dinsos Lebak Non Aktifkan Puluhan Ribu Penerima Program Sembako
Lebak

Dinsos Lebak Non Aktifkan Puluhan Ribu Penerima Program Sembako

admin
Diterbitkan: 7 Januari 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat mencatat sebanyak 36 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program sembako Dinon aktifjan atau di coret sebagai penerima program sembako.

Kepala Bidang (Kabid) Limjamsos dan data Informasi sosial Dinsos Lebak Endin Toharudin mengatakan, penonaktifan puluhan ribu KPM penerima program sembako ini merupakan kebijakan dari kementerian sosial (Kemensos) RI.

“Penonaktifan ini setelah adanya tim ferivikasi dari Kemensos turun langsung ke Lebak,” kata Endin, kepada Banten Top, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (07/01/2021).

Menurutnya, data atau jumlah KPM penerima program sembako ditahun 2020 sebanyak 107984 KPM. Ditahun 2021 ini ada perubahan setelah ada tim ferivikasi dari Kemensos yakni sebanyak 71575 KPM. Jadi kata Endin, ada pengurangan jumlah KPM yang sangat siginifikan ditahun 2021 ini yakni sebanyak 36 ribu KPM atau sekitar 34 persen KPM yang di nonaktifkan oleh Kemensos.

“Iya Kadinsos nanti akan berupaya mendatangi Kemensos untuk meminta tambahan bagi masyarakat yang benar-benar layak mendapatkannya,” jelasnya.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

Endin menerangkan, adapun alasan Kemensos menonaktifkan 36 ribu KPM sembako ini diantaranya KKS tidak Terdistribusi, Desil 4 plus, KKS tidak bertransaksi plat dan NIK invalid.

“Jadi penon aktifan ini juga akibat dari desa atau kelurahan yang tidak melakukan pemutakhiran data KPM setiap bulannya, sehingga terjadi seperti ini,” terangnya.

Otih (76), warga Kelurahan MC Barat, Kecamatan Rangkasbitung salahsatu KPM yang namanya di nonaktifkan mengaku, tidak mengerti kenapa namanya dicoret dari penerima program sembako.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

“Saya hidup sebatang kara sudah tua, mau bekerja sudah tidak kuat lagi, jika saya dicoret dari program sembako ini mau makan dari mana saya nanti,” pungkasnya. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Pemkab Lebak Bantu Pasien Tidak Mampu
Artikel Berikutnya Disperindag Banten Sidak Gudang Penyimpanan Kedelai di Cilegon
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

Mahasiswa Demo Soroti APBD Cilegon, Robinsar Buka Ruang Dialog

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com