HARITA.ID – Dalam rangka penandatanganan Kesepakatan bersama layanan jasa perBankan menuju Smart City dengan Ayo Nabung Sampah, Bank Negara Indonesia Cabang Kota Cilegon gandeng DLH Kota Cilegon bersama Dindikbud Kota Cilegon dalam bentuk Smart City Ayo Nabung Sampah.
Pimpinan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kota Cilegon, Elke meliala mengatakan, pada kegiatan penandatanganan Kesepakatan bersama layanan jasa perBankan menuju Smart City bahwa hari ini pihaknya melakukan MOU bersama dengan 3 OPD atau Organisasi Perangkat Daerah di Kota Cilegon dalam mendigitalisasi program Smart City di Kota Cilegon.
“Oyah penandatanganan MOU ini merupakan pelayanan perbankan menuju smart city Kota Cilegon. Jadi kita ingin mendigitalisasi pembayaran yang ada di Kota Cilegon itu ada 3 TKS yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon,Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon,” kata Elke kepada wartawan usai melakukan penandatanganan MOU dengan Pemkot Cilegon di The Royale Krakatau, Kamis 26 Januari 2023.
Lebih lanjut, Elke menjelaskan bahwa dalam membentuk program Smart City di Kota Cilegon ini dalam rangka untuk mempermudah penyaluran UMKM melalui KUR kepada UMKM di Kota Cilegon. Terkhusus, kata Elke pada 2 OPD terkait yang barusan saja diberikan bantuan terkaif permasalahan program Ayo Nabung dengan sampah.
“Nah khususnya di 2 kerjasama di dua OPD di Kota Cilegon tadi itu adalah program ayo menabung dengan sampah. Di antaranya dua OPD tersebut yakni,DLH Kota Cilegon dengan Dindikbud Kota Cilegon,” tuturnya.
Di akui Elke bahwa pihak BNI Kota Cilegon sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi Walikota Cilegon,Helldy Agustian sangat konsen terhadap kegiatan pengelolaan sampah di Kota Cilegon.
“Jadi Bank BNI Kota Cilegon mendukung program Pemerintah Kota dengan mengajak masyarakat dan anak sekolah di Kota Cilegon untuk aktif menabung mengumpulkan sampah yang ada di rumah atau di lingkungan,” tambahnya.
Dijelaskan Elke bahwa dalam MOU kesepakatan dengan 2 OPD khusus di lingkungan Pemkot Cilegon dengan Ayo Nabung dengan Sampah bahwa dimana sampah sampah ini bernilai ekonomis dan mengajak anak anak tersebut membawa sampah dan masyarakat membawa sampah ke Bank Sampah yang adalah agen 46 di BNI Kota Cilegon. Yakni di Banten Waste Solution.
“Jadi sampah itu akan di timbangkan dan langsung di tambahkan atau di tabung ke dalam tabungan simpanan pelajar untuk anak sekolah dan selaku pandai untuk masyarakat. Dimana tabungan itu adalah tabungan yang tidak ada biaya,” jelasnya.
Elke menegaskan bahwa dalam penandatangan Kesepakatan bersama layanan jasa perBankan menuju Smart City di Kota Cilegon bahwa sudah dilakukan dengan beberapa wilayah lingkungan Pemkot se Indonesia. Bahkan, di beberapa Kota dan Kabupaten sudah melalukan teken MOU. Di lain sisi, masih kata Elke bahwa kalau untuk Kota Cilegon itu sendiri terkaif penandatanganan ini baru di Kota Cilegon yang melakukan penandatanganan dengan Pemkot Cilegon di lingkungan wilayah Provinsi Banten.
“Yah untuk di cilegon ini untuk kegiatan Bank Sampah dan Smart City di beberapa Pemkot ini sudah ada. Tidak hanya di Kota Cilegon aja. Sudah cukup banyak BNI bekerja sama dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten. Bahkan, untuk Banten ini betul baru Kota Cilegon ini di wilayah provinsi Banten,” pungkasnya.
Sementara itu,Walikota Cilegon,Helldy Agustian mengatakan pihaknya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan penandatangan kesepakatan MOU dengan membentuk Smart City di Kota Cilegon dalam Ayo Nabung sampah.
“Pertama saya mengapresiasi dengan BNI Kota Cilegon atas terselenggaranya kegiatan ini. Sehingga tentu dirinya mendukung penuh terkait program kerja yang sangat bagus untuk proses pertumbuhan ekonomi dengan konsep Smart City di Kota Cilegon,” tukasnya. (Zar/Red)








