HARITA.ID – Kepemimpnan Wali Kota Cilegon dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta yang sudah masuk diusianya ke 2 tahun, membuat Komisi II DPRD Kota Cilegon jangan berbangga diri telah melakukan capaiannya dalam menurunkan angka penggangguran di Kota Cilegon.
Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturrohmi, mengatakan pada masa kepemimpinan Helldy Sanuji di 2 tahun ini dalam menurunkan Data Penurunan TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) di Kota Cilegon sangatlah progres dalam menurunkan angka pengangangguran di Kota Cilegon.
Hal itu sebagai upaya Pemkot Cilegon telah bekerja keras dalam menyelesaikan permasalahan pengangguran yang kerap terjadi di Kota Cilegon.
“Memang yang pertama kaitanya dengan target-target yang di canangkan Pemkot Cilegon terkait dengan penyerapan tenaga kerja di Industri Kota Cilegon sedari awal kami mengawal proses dari awal kami menjabat. Hal ini Memang yang menjadi sorotannya adalah waktu itu peningkatan angka TPT kita di Cilegon 12,69 %. Nah makanya waktu itu terus kita dorong agar Dinas Ketenagakerjaan dalam hal ini khususnya sebagai mitra kerja Komisi II untuk serius untuk bekerja sungguh dalam menurunkan angka TPT tersebut secara kongkrit,” kata Faturrohmi saat dimintai keteranganya melalui sambungan telphon, Minggu 26 Febuari 2023.
Dijelaskan Faturrohmi dalam data yang ia terima dari BPS Cilegon bahwa pada tahun 2018 hingga ke tahun 2019 Pemkot Cilegon di warisi pengangguran terbanyak dengan angka 12 persen.
Maka lanjutnya, ketika di masa kepemimpinan Helldy Sanuji, ini menjadi PR mereka berdua agar bisa menurunkan angka warisan pengangguran di Cilegon bisa mengalami penurunan.
“Nah memang kalau di lihat dari grafik yang sebelumnya 12,69 di tahun 2020 hingga 2021 ada penurunan sekitar sebesar 2% menjadi 10,13%. Namun dalam peringkatnya masih alami peringkat ke 7 se Provinsi Banten dalam TPT data BPS yang ada di Cilegon,” ungkapnya.
Diungkapkan Faturrohmi, DPRD Kota Cilegon khususnya pada Komisi 2 DPRD Cilegon terus melakukan upaya intensifkan atau bekerja cepat yang terus lakukan dengan melakukan rapat koordinasi dengan Disnaker Cilegon yang dalam hal ini menjadi mitra kerjanya di Komisi 2 DPRD Kota Cilegon.
Maka oleh sebab itu, ini menjadi tanggung jawabnya dalam melakukan sidak ke setiap industri yang di naungi oleh Disnaker Cilegon.
“Nah kemudian terus kita intensifkan kegiatan kegiatan kita atau rapat rapat kita dengan Disnaker Kota Cilegon kemudian kami juga melakukan sidak sidak baik itu ke Disnaker sendiri maupun ke beberapa perusahaan sebagai sempling tentunya dalam rangka mendorong agar partisipasi dunia Industri ini terhadap tinggihnya angka pengangguran itu dapat terus di optimalkan dan juga dapat di tingkatkan,” ungkap Faturrohmi.
Ditambahkan, Politisi Partai Gerindra Kota Cilegon dapil Gerem dan Merak itu, bahwa dalam apa yang telah ia upayakan selama ini dengan Disnaker Cilegon menjadi wujud syukurnya. Hal tersebut karena di tahun 2022 lalu,Cilegon mengalami penurunan dua dijit yang pada sebelumnya di tahun 2021 tingkat pengangguran di Cilegon 10,13%
“Kemudian memang alhamdulillah di Tahun 2022 sebagaimana data yang di keluarkan oleh BPS Kota Cilegon kembali terjadi penurunan dua dijit.Yang sebelumnya 10,13 menjadi 8,10%. Nah hal ini memang kita apresiasi saya selaku Ketua Komisi 2 DPRD Kota Cilegon kita apresiasi ini menunjukkan bahwa Pemerintah telah bekerja,” lanjutnya.
“Namun, kami tetap mengingatkan agar jangan berpuas diri terkait dengan penurunan TPT ini jangan berpuas diri,” tambahnya.
Menurut Faturrohmi, terkait dengan penurunan ini, ia meminta kepada Pemkot Cilegom untuk jangan berpuas diri. Maka kendati demikian, ia meminta dan menargetkan agar Pemkot Cilegon terus melakukan upaya penurunan pengangguran di Cilegon mencapai 5 persen di tahum 2023 ini.
“Tetap ini kita kejar kita harapkan 2023 ini bisa kembali turun. Bahkan kami menginginkanya 5 persen lah setidaknya,” pungkasnya. (Zar/Red)







