HARITA.ID – Satu rumah di Kelurahan Mekarsari di Lingkungan Langon 1, RT 05 RW 01 mengalami kerusakan akibat longsor yanv telah mengakibatkan turun hujam deras pasa selasa 30 Januari 2024.
Laporan oleh warga Kelurahan Mekarsari, terdapat dua lokasi terkena musibah yakni RW 01 musibah longsor dengan 1 rumah rusak, dan RW 02 di Kelurahan Mekarsari mengalami musibah banjir di sekitar area rel kereta api.
“Semalam kan hujan lebat, kami langsung mendapat laporan pagi hari oleh warga sekitar pukul tujuh dan langsung ke tempat,” kata Lurah Mekarsari Fatoni, Kamis 01 Februari 2024.
Fatoni mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilegon. Termasuk Dinas Sosial untuk pemilik rumah bagi korban yang terdampak.
“Kami langsung koordinasi ke instansi terkait seperti Dinsos untuk mendapat bantuan bagi korban yang mengalam longsoran. Kemudian kami sudah hubungi BPBD untuk soal evakuasi,” ujarnya.
Selain itu, Lurah Mekarsari itu menjelaskan, bantuan dari desa tangguh bencana atau Destana Mekarsari sigap dalam menangani bencana itu.
Tak hanya persoalan longsor, diketahui menjadi wilayah yang berlangganan banjir. Fatoni menuturkan, bersamaan dengan hal itu, banjir terjadi di kawasan rel kereta yakni di pada RW 02.
“Banjir hanya berada di deretan rel kereta sekitar 10 rumah yang mengganggu halaman depan saja, dan memang penyebab banjir itu karena ada sampah tersumbat,” tuturnya.
Tidak ada korban jiwa baik dari dua musibah yang terjadi, kata Mantan Lurah Lebak Gede itu menyebutkan bahwa, banjir yang terjadi itu sering terjadi apabila hujan lebat mengguyur tanpa henti.
“Kami harap untuk warga sekitar, apabila ada banjir atau angin, karena mendekati tebing khawatir bisa terdapat longsor dengan tiba-tiba. Sebaiknya warga sudah siap siaga untuk segera keluar dari rumah,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Karnadi (56) merupakan pemilik rumah yang terkena longsor mengatakan, dirinya sempat kebingungan rumahnya diketahui telah dipenuhi longsoran tanah pada pagi hari, Rabu (31/1/2024).
“Karena saya dan keluarga lagi tidak di rumah ini, saya sedang kerja juga. Kemudian ada tetangga ngabarin saya, kalau rumah saya kelongsoran, untungnya langsung di tindak lanjuti Pak Lurah dan destana,” ungkapnya. (zar/Red)








