HARITA.ID – Puluhan mahasiswa yang tergabung masa aksi Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) melakukan unjuk rasa pada 2 tahun kepemimpinan Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta dinilai amburadul dalam melakukan konsepan program Janji kampanye yang di canangkan untuk masyarakat Kota Cilegon.
Dalam dua tahun Helldy Sanuji, dikatakan, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Cilegon Arifin Solehudin memandang bahwa perjalanan kepemimpinan Walikota Helldy Agustian dan Wakil Walikota Sanuji Pentamarta sudah berjalan 2 tahun, tepat pada tanggal 26 Februari 2023 lalu, banyak sekali masyarakat yang mengkritisi perjalanan kepemimpinan Walikota Helldy Agustian dan Wakil Walikota Sanuji Pentamarta, mulai dari lembaga legislatif, OKP, dan organisasi masyarakat lainnya, namun ada juga yang mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota selama 2 tahun ini.
“Mengawal jalannya kepemimpinan walikota Helldy Agustian & wakil walikota Sanuji Pentamarta sudah menjadi tanggung jawab IMC (ikatan mahasiswa Cilegon) sebagai organisasi lokal muvment,” kata Arifin Solehudin kepada wartawan, Selasa 7 Maret 2023
Diungkapkan Arifin, IMC tidak pernah menutup mata atas apa yang sudah dicapai oleh walikota dan wakil walikota, namun IMC dan masyarakat kota cilegon akan terus mengingat janji politik Helldy Agustian & Sanuji Pentamarta. Hal itu karena janji itu yang kemudian membuat masyarakat memilih Helldy Agustian dan Sanuji Pentamarta sehingga hari ini bisa duduk di kursi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon.
“Momentum 2 tahun kepemimpinan walikota Helldy & wakil walikota Sanuji, IMC hanya ingin mengingatkan dan menagih, bahwa ada 10 janji politik yang harus direalisasikan di sisa kepemimpinannya, karena itu adalah tanggung jawab walikota dan wakil walikota kepada masyarakat cilegon, adapun program yang sudah dilakukan itu sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban sebagai kepala daerah,” ungkap Arifin.
Masih kata Arifin, IMC juga menilai dari 10 janji kampanye Helldy Agustian & Sanuji Pentamarta masih ada yg jauh dari target pencapaian, seperti 43 Ruang Terbuka Publik, 8 fasilitas komunitas dan hobi, 25000 penyerapan tenaga kerja dan lain-lain.
“Melihat fakta di lapangan program tersebut masih jauh dari jumlah yang dijanjikan, kurang dari 50% pencapaiannya, jangan sampai program tersebut di jalankan hanya formalitas saja, kemudian diklaim programnya terlaksana, sedangkan jumlahnya tidak sampai dengan yang dijanjikan,” kata Arifin.
Selain bicara soal 10 janji atau program prioritas walikota dan wakil walikota,Arifin meminta dan menegaskan kepada Walikota Cilegon dan Wakil Walikota untuk memperhatikan infrastruktur dan tata kelola daerah di Kota Cilegon.
“Permasalahan Infrastruktur di Kota Cilegon juga perlu perhatikan oleh Helldy Sanuji. Seperti misalnya jalan lingkar selatan yang sampai saat ini masih mengalami ajur mukmuk dan juga, lampu penerangan jalan yang mati, bahkan jalan kota yang rusak dan drainase sebagai upaya penanggulangan banjir masih belum di perbaiki oleh Helldy Sanuji,” tegas Arifin.
Di akhir wawancara, Arifin juga meminta kepada kepada Helldy Sanuji untuk melakukan konsepan pelaksanaan progrsm kerja di tahun ketiga secara terstruktur.Sehingga kata dia untuk segera menuntaskan 10 janji kampanye yang ia janjikan dan di ninabobokan kepada warga Cilegon yang sering ia lakukan sambutan di kegiatan Pemkot Cilegon.
“Pertama saya meminta kepada Helldy Sanuji melakukan konsepakan secara jelas dalam melaksanakan program kerja walikota dan wakil walikota ditahun ketiga, dan tak lupa ia menegaskan kepada Helldy Sanuji untuk segera menuntaskan 10 program janji kampanye walikota dan wakil walikota,” bebernya.
Kata Arifin, ia pun mendesak kepada Pemkot Cilegon untuk segera bergerak cepat dalam melakukan perbaikan tata kelola infrastruktur di Kota Cilegon. Hal itu masih banyak bangunan bangunan atau jalan jalan rusak yang belum di perbaiki oleh Helldy Sanuji.
“Saya tegaskan agar Helldy Sanuji segera laksanakan perbaikan infrastruktur atau tata kelola kota yang baik,” tegasnya. (Zar/Red)






