Harita.id
Jumat, 25 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Tekan AKI/AKB, Pemkab Serang Bentuk Tim Khusus
Sosial Budaya

Tekan AKI/AKB, Pemkab Serang Bentuk Tim Khusus

admin
Diterbitkan: 9 Oktober 2019
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG – Upaya Pemkab Serang untuk menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) terus diupayakan salah satunya, kampanye Linfaskes atau cakupan persalinan di fasilitas kesehatan. Program tersebut salah satu cara untuk menyelamatkan AKI dan AKB. “Kita juga sedang buat tim untuk penanganan dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Desa,” kata Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah di Halaman Pendopo Kabupaten Serang, Rabu (09/10/2019).

Tatu menjelaskan, Pemkab Serang membutuhkan komponen masyarakat yang sudah matang untuk sosialisasi secara masif kepada masyarakat.” Tingginya tingkat kematian Ibu dan Bayi sudah ditetapkan kategori siaga satu, jadi Kami tangani secara serius” tegas Tatu.

Ia juga menilai, ibu hamil harus peka terhadap kesehatan dan menjaga pola hidup sesuai aturan agar kandungannya terjaga sehingga tidak terkena hipertensi. “Kami sudah sediakan tim Kibla yang sudah berjalan, mereka sudah gencar untuk sosialisasi persalinan dengan fasilitas kesehatan,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya pendampingan secara khusus maka tidak ada lagi Ibu hamil yang melahirkan melalui dukun. ”Semoga dengan ini kematian Ibu dan anak bisa segera menurun,” ucapnya.

Diketahui, penyebab kematian ibu dan bayi terdapat unsur langsung seperti, komplikasi saat kehamilan, pendarahan, infeksi dan persalinan macet. Sedangkan, unsur yang tidak langsung adalah ibu hamil yang terkena penyakit menular seperti HIV AIDS, TBC, dan Hipertensi. “Ibu hamil harus ada yang mendampingi supaya anak dan ibunya bisa selamat,” imbuhnya.

Baca Juga

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG
1.500 Masyarakat Ikuti Tradisi Seba Alit, Al Muktabar Minta Anak Anak di Baduy Tak Terkena Stunting
1.500 Masyarakat Baduy Datangi ke Pemprov Banten, Ini Pesan Al Muktabar di Seba Baduy 2024
Kerajinan Khas Provinsi Banten, Tine Al Muktabar Promosikan Batik Tenun Baduy di Surakarta Jawa Tengah

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Sri Nurhayati mengatakan, warga sekitar memiliki peran yang penting untuk kerjasama dengan petugas kesehatan sebagai upaya minimalisir kematian AKI dan AKB. “Warga cukup membantu pola hidupnya agar terjaga. Jika menemukan kesulitan maka panggil petugas kesehatan terdekat,” ujarnya. (DM/red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Jadi Produser, Aldi Taher Ingin Membawa Filmnya ke Kancah Internasional
Artikel Berikutnya Pemkab Serang Dukung Pertumbuhan Industri
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Monev Program DPPK, Pemkot Cilegon Pastikan Pembangunan Balai Warga Berjalan Baik

Pemkot Cilegon Minta Proyek Wankai Dihentikan Sementara

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Sosial Budaya

Pemprov Banten Gelar Parade Budaya di Bandara Soekarno Hatta

Sosial Budaya

STQH 2023 Jambi, Pj Sekda Virgojanti: Kafilah Provinsi Banten Siap Berikan Yang Terbaik

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

Sosial Budaya

Hadiri Deklarasi TTKKBI, Al Muktabar: Pesilat Pelestari Seni Budaya dan Menciptakan Kamtibmas

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Tampilkan Tenun Baduy dan Rajutan Pada Pameran Asta Karya Nusa

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com