Harita.id
Senin, 14 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kritisi Pengangguran, DPRD Kota Serang Minta Pemkot Tingkatkan SDM
Wawancara

Kritisi Pengangguran, DPRD Kota Serang Minta Pemkot Tingkatkan SDM

admin
Diterbitkan: 3 Februari 2020
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

SERANG, – Permasalahan kemiskinan hingga pengangguran yang mencapai hampir 10 ribu yang di dominasi oleh usia produktif di Kota Serang harus segera ada solusi untuk mengatasi hal tersebut. Peran Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pun harus aktif untuk melakukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat Kota Serang.

Demikian hal itu dikatakan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Serang, Pujiyanto saat ditemui diruang kerjanya, Senin (3/2). Menurutnya, selama ini masyarakat Kota Serang masih bergantung kepada Kabupaten Serang yang memiliki industri skala besar.

“Di Kota Serang untuk menurunkan angka pengangguran atau kemiskinan ini mengacu pada buruh pabrik skala besar, dimana pabrik nya itu? Kan ga ada, selama ini masih bergantung kepada Kabupaten Serang,” katanya.

Menurutnya, selama ini para pekerja di industri yang berada di Serang Timur, Kabupaten Serang mayoritas merupakan masyarakat Kota Serang. Sehingga, dirinya menyarankan kepada Pemkot Serang untuk melakukan komunikasi aktif serta kerjasama dengan Pemkab Serang maupun Pemerintah Provinsi.

“Dan mayoritas pekerja industri disana banyak dari Kota serang, seperti Kasemen, Cipocok, Curug, Walantaka. Maka solusinya adalah bagaimana di Kota Serang berkomunikasi aktif bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Serang maupun provinsi untuk mengurangi pengangguran tadi, karena Kota Serang belum memiliki industri skala besar,” ujarnya.

Baca Juga

Tata Kelola Pemdes di Kabupaten Serang Diganjar Penghargaan APDESI
AWAS KUHP DAN KUHAP BARU MULAI BERLAKU HARI INI
Gubernur Banten Dorong Perluasan Kemitraan SMK dan Industri
Proyek Jembatan Jati Pulo Mangkrak, Anggota DPRD Banten Minta Pelaksana di Blacklist

Namun, kata Pujiyanto, kedepan ada perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kota Serang untuk dapat menempatkan industri skala besar, yaitu di Kecamatan Kasemen dan Kecamatan Walantaka.

“Dan itu merupakan program yang cukup bisa memberikan solusi dan kontribusi positif bagi para pengangguran di Kota Serang,” katanya.

Ia menegaskan, apabila kedepan di Kota Serang sudah memiliki industri skala besar, maka Pemkot Serang harus memperhatikan penyerapan tenaga kerja lokal, untuk mengurangi pengangguran yang setiap tahunnya bertambah di Kota Serang.

Baca Juga

Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan Nilai RSUD Labuan dan RSUD Cilograng Perlu Manajemen Secepatnya
Temui Bupati Irna, Kepala Kanwil DJP Banten Bahas Potensi Pajak di Pandeglang
Bangun Kebersamaan, DPRD Banten Bakal Gelar Pesta Makan Durian Gratis
Terima Kunjungan Kabinda Banten, Ketua DPRD Banten Harapkan Sinergitas

“Akan tetapi jika hal itu sudah berjalan, saya harap Pemkot Serang harus hadir menjadi penengah antara pengusaha industri dan masyarakat untuk bisa menempatkan masyarakat kota serang terlebih dahulu untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Serang yang cukup tinggi,” tegasnya.

Selain melalui industri, lanjut Pujiyanto, Pemkot Serang juga harus memberikan kepada masyarakat untuk menciptakan ekonomi kreatif. Pemkot Serang pun harus lebih aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian untuk mendapatkan program yang ada.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Maka pemerintah harus memberikan solusi seperti modal, di Kemenpora ada program untuk ekonomi kreatif bagi para pemuda pemudi yang mau usaha ekonomi kreatif, dan Pemkot bisa bersinergi dan berkomunikasi aktif untuk menciptakan ruang bagi pemuda pemudi untuk usaha ekonomi kreatif. Itu ada modalnya variatif kalo tidak salah ada 15-30jt perkelompok,” katanya.

“Tetapi Pemkot Serang belum mampu untuk berkomunikasi ke arah sana. Akan tetapi hasil kerja saya selama saya konsultasi ke kementerian ternyata itu ada tinggal di ajukan dan itu melalui online, tetapi kelompok ya. Saya kira pemerintah juga harus bisa memberikan edukasi,” imbuhnya.

Menurutnya, apabila Pemkot Serang lebih fokus kepada industri skala besar untuk mengurangi pengangguran akan kesulitan. Sebab, masyarakat Kota Serang harus terlebih dahulu mempunyai keahlian dalam bidang tersebut.

“Karena saya kira kalo pemerintah hanya fokus untuk mengurangi pengangguran pada sektor industri itu repot. Karena ketika mereka masuk ke industri skala besar kan mereka butuh juga keahlian, apakah itu sudah disiapkan?. Dan itu akan didahului oleh masyarakat luar yang lebih berpengalaman,” tukasnya. (Dm/red)

Baca Juga

Ketua DPRD Banten Terima Audiensi Ikatan Pelajar NU
Ketua DPRD Banten Berharap Ikatan Guru Jadi Lokomotif Penggerak Perubahan Bangsa
Waspadai Bencana Banjir, Wakil Ketua DPRD Banten Minta Pemprov Tetap Siaga
Lakukan Pembinaan, Kini Tingkat Kehadiran Pegawai Non-ASN di Setwan Banten Naik Signifikan
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Kota Serang Menyandang Gelar Inflasi Tertinggi di Banten
Artikel Berikutnya Seleksi SIP di Polda Banten, Ratusan Peserta Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Sate Bandeng Cilegon Didorong Naik Kelas, Kualitas hingga Legalitas Jadi Perhatian

Bupati Serang Ratu Zakiyah Kunjungi Posko Carita, Temui Keluarga Korban 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Robinsar Bersama PWI-SMSI Turun dalam Pencarian

Pemkot Cilegon Benahi Data UHC, Ribuan Penerima Tak Lagi Layak Masih Tercatat

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Cilegon Wawancara

Lurah Ciwedus Terbitkan SK Pengurus RW, Arwani Marchawi: Cacat Hukum dan Langgar Aturan

Wawancara

Dewan Minta Pemprov dan BUMD Berikan Kemudahan Permodalan Untuk Masyarakat Banten

Wawancara

Wakil Ketua DPRD Banten Minta Pemprov Banten Siaga Bencana dan Masyarakat Diimbau Selalu Waspada

Wawancara

Diskusi Dengan Jurnalis Tangerang, Anggota DPRD Banten Martua Nainggolan Sebut Media Partner Kerja Anggota Legislator

Wawancara

DPRD Banten Minta Pemprov Lakukan Audit Kelayakan Gedung

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com