Harita.id
Senin, 21 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Warga Gembira Lokasi Galian Pasir di Cimarga Ditutup, Ini Alasannya
Lebak

Warga Gembira Lokasi Galian Pasir di Cimarga Ditutup, Ini Alasannya

admin
Diterbitkan: 27 Desember 2020
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

LEBAK – Warga mayarakat di tiga Desa, yakni Desa Mekarjaya, Desa Karyajaya dan Desa Intenjaya menyambut gembira penutupan lokasi galian pasir yang berlokasi di Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten.

Pasalnya, setelah galian pasir di tutup alias tidak beroperasi, tentunya membuat masyarakat di tiga desa tersebut senang, karena menurut mereka akibat aktivitas galian pasir jalan menjadi rusak dan limbahnya merusak lahan persawahan.

“Lokasi galian pasir ditutup, dikarenakan ada sengketa dengan yang punya lahan yaitu bos coan dia memohon kepada kepala desa, Kapolsek, Danramil dan Camat, sebelum ada titik temu permasalahan lahan antara bos coan dengan bos galian pasir, jadi mengambil inisiatif sama pak Martin untuk menutup dulu galian pasir tersebut,” kata Saleh Kepala Desa (Kades) Mekarjaya, kepada media, Minggu (27/12/2020).

Dijelaskannya, untuk langkah selanjutnya pihaknya serahkan terhadap yang punya lahan tersebut.

“Sementara untuk dibuka kembali harus ada win-win solusionnya sama pak Martin dengan pihak galian pasir,” ujar Saleh.

Baca Juga

Puluhan Tahun Berjalan Kaki Mengabdi Untuk Pendidikan, PPPK di Lebak ini Akhirnya Punya Motor Setelah Videonya Viral 
SMSI Banten Dorong Obyek Wisata Pantai Sawarna Semakin Dikenal di Kancah Dunia
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siapkan Program Strategis untuk Kemajuan Organisasi
Warga Citorek Tengah Antusias Sambut Peluncuran Program Gubernur Banten Andra Soni

“Tetapi, dengan adanya penutupan galian pasir ini bagi masyarakat kami merasa senang, karena tahu sendiri akibat galian pasir jalan jadi rusak, ditambah dampak limbahnya sangat luar biasa merugikan petani-petani didesa, Jadi masyarakat bersyukur sekali dengan penutupan galian pasir ini,” tambahnya.

Saleh mengatakan, selanjutnya untuk permasalahan sengketa lahan itu terserah pengusaha pengusaha, kepala desa tidak terlalu ikut campur apalagi untuk hal-hal yang tidak diinginkan.

“Itu kan ada proses hukumnya yang tetap berjalan, hanya saja bagi kami, tolong perhatikan jalan raya Gununganteun ini yang kondisinya sangat rusak karena galian pasir dengan mobil mobil dump truknya itu,” imbuhnya.

Baca Juga

Pemprov Banten Sambut Roadshow Bus KPK di Kabupaten Lebak
Kakanwil BPN Banten Meminta Agar Komunikasi Publik Lebih Ditingkatkan
Iwan Kurniawan Letakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Desa Sukadaya Kabupaten Lebak
Lebak 2024-2029: Membangun Bersama, Sejahtera Bersama

Tarmidi, seorang warga setempat menuturkan, sebenarnya tidak terima adanya galian pasir ini, namun apa daya kata dia, hanya memohon dan meminta kepada Ibu Bupati untuk memperhatikan jalan Gununganteun.

“Kapan jalan gununganteun ini dibangunnya, karena masyarakat sudah tidak ada kenyamanan saat ada kegiatan apapun karena jalannya hancur oleh galian pasir,” keluhnya.
(DM)

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Jelang Tahun Baru 2021, Polisi Himbau Kamtibmas Ke Penumpang KA Rangkasbitung
Artikel Berikutnya Jelang Musda Ke-6, DPD PAN Cilegon Kumpulkan Pengurus DPC dan DPRT
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Lebak

Pj Bupati Lebak Curhat Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan Kecamatan Rangkasbitung dan Bayah ke Kementrian ATR

Lebak

Jadi Keterbatasan Anggaran di Pemkab Lebak, Iwan Kurniawan Singgung BNPB Agar Dukung Percepat Pembangunan Lahan Relokasi

Lebak

Sekda Lebak Budi Santoso Sampaikan Amanat Mentri Agama RI, Diantaranya Berikan Pelayanan Umat Beragama dan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Lebak

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Pj. Bupati Lebak Ajak Jaga Kerukunan Umat Beragama

Lebak

BEM Universitas Setia Budhi Rangkasbitung Deklarasikan Pemilu Damai 2024 Tanpa Hoax

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com