Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kampung Nelayan Jadi Kampung Inggris
Pandeglang

Kampung Nelayan Jadi Kampung Inggris

admin
Diterbitkan: 4 Maret 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

Pandeglang, BTP – Kampung nelayan yang memiliki kehidupan khas masyarakat nelayan, di wilayah Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang yang berlokasi berada di dekat dermaga perahu nelayan akan menjadi Kampung Inggris.

“Kampung nelayan yang diharapkan anak-anaknya pintar berbahasa inggris untuk menghadapi tantangan kemajuan kedepan karena akan banyak touris asing ke wilayah ini.” ungkap Ketua Perkumpulan Urang Banten (PUB) Kabupaten Pandeglang, Ki Wawan Ridwan kepada awak media, Rabu kemarin (03/03/21).Dalam acara diskusi itu yang dihadiri Wakil Ketua Umum PUB Pusat bidang pertanian adalah Ki Anton Apriono mantan Menteri Pertanian.

Menurut Wawan, Kampung Nelayan ini mulai berdiri sekitar tahun 1970 diatas lahan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Banten.

“Kampung ini dinamakan kampung Inggris karena mereka ingin anak-anak mereka mampu berbahasa Inggris dimana saat ini mereka belajar bahasa Inggris secara rutin. Di pantai kampung ini juga sudah ditanami tanaman mangrove.” katanya.

Namun, katanya, Masyarakat kampung ini mendengar issue bahwa kampung ini akan direlokasi dan hal ini menimbulkan keresahan di masyarakat karena mereka merasa sudah betah di kampung ini.

Baca Juga

Bupati Pandeglang Hingga Wagub Banten Apresiasi HPN 2026
PENTRADA 2025: Pentas Teater Pemuda Wujudkan Semangat Kreatif Generasi Muda Pandeglang
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Dewi : Pemuda Tonggak Utama Kemajuan Bangsa
Karang Taruna Pandeglang Gelar Jambore UMKM dan Apel Sumpah Pemuda.

“Dari hasil diskusi dengan masyarakat kampung Inggris ini maka solusi yang ditawarkan kepada pemerintah adalah kampung ini hendaknya dijadikan kampung budaya nelayan yang bisa ditata menjadi obyek wisata, menjadi kampung wisata nelayan,” harapnya.

Hal ini juga didukung oleh penanaman mangrove di sekitar pantai kampung nelayan tersebut.”Dimana mangrove ini nantinya ditata untuk menjadi fasilitas wisata.

Hal kedua yang diusulkan masyarakat adalah pembangungan rumpon oleh pemerintah di areal yang tidak jauh dari pantai, sekitar 10 mil dari pantai agar dapat dijangkau oleh perahu nelayan kecil. Hal ini dikarenakan nelayan kecil kesulitan mendapatkan ikan terutama di muslim paceklik seperti saat ini.

Baca Juga

Buka Jambore 2025, Bupati Dewi : Pramuka Bentuk Karakter Mandiri dan Tangguh
Bupati Dewi : Sekolah Harus Menjadi Tempat Ternyaman Untuk Belajar Siswa
Bupati Pandeglang Terjun Langsung ke Lokasi Pencarian Haikal dan Habibi, Anak yang Terseret Arus Sungai
Bupati Dewi Setiani Dampingi Gubernur Banten Monitoring Pembangunan Jalan Program Bang Andra di ruas Cadasari–Kaduela

“Rumpon yang ada sekarang adalah milik swasta dan itupun berada jauh ditengah laut, sekitar 80 mil dari pantai, jelas tidak terjangkau oleh kapal nelayan kecilp,” pungkasnya. (Dm)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Warga Cipanas Bersih Bersih Sampah Di Pinggir Jalan
Artikel Berikutnya Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Sindang Heula
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Pandeglang

Begini Cara DPC Gekrafs Pandeglang Rayakan Hari Jadi Gekrafs ke 6 Tahun

Pandeglang

VIP Voucher Ikut Sukseskan Event Funmusik Festival 2025 di Pandeglang

Pandeglang

Warga Kampung Kaduengang Siap Menangkan Pasangan Aap-Anita di Pilkada Pandeglang

Pandeglang

Putus Ketergantungan pada Bank Emok, Ratu Anita Sangadiah Bakal Gulirkan Program Pelatihan untuk Ibu-ibu

Pandeglang

Ratusan Anak Muda Pandeglang Siap Ramaikan Majelis Risalah Cinta di Balai Budaya Pandeglang

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com