CILEGON – Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menghadiri pemberian beasiswa PT Seamless Pipe Indonesia Jaya (Tenaris SPIJ) kepada pelajar yang bertempat di salah satu hotel di Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Selasa (16/03/2021).
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, pemberian beasiswa kepada pelajar yang dilakukan oleh Tenaris SPIJ merupakan salah satu contoh kepedulian peran industri terhadap dunia pendidikan yang ada di Kota Cilegon agar bisa merubah nasib bagi keluarga yang menerimanya.
“Ini adalah supporting dari pada Tenaris SPIJ di mana selama ini beliau (TenarisSPIJ) memang sudah membantu, kita juga tadi bikin MoU agar ini menjadi rutinitas setiap tahunnya dan ini mudah-mudahan ini akan memberikan contoh bagi industri-industri yang ada di kota Cilegon agar bisa berbuat peduli dan terhadap lingkungannya atau masyarakatnya,” katanya.
Helldy mengungkapkan, sejauh ini masyarakat di Kota Cilegon mengenyam pendidikan masih belum yang bisa diharapkan karena rata-rata anak yang bersekolah hanya 9,7 tahun atau hanya sampai kelas I SMU berhenti bersekolah.
“Ini adalah salah satu sampling contoh untuk bagaimana beliau (TenarisSPIJ) peduli terhadap lingkungan Pendidikan. Karena pendidikan ini adalah dapat bisa merubah ekonomi keluarga dan sudah saya jelaskan tadi rata-rata orang Cilegon itu sekolah 9,7 tahun. 9,7 tahun itu rata-rata kelas 1 SMA itu berhenti, dengan begini-kan ada pertolongan dari Tenaris, mudah-mudahan Allah ridho jadi masyarakat khususnya siswa-siswa itu diberikan itu tadi termotivasi ke depannya,” harapnya.
Ditempat yang sama, Institusional Relations Senior Manager Pungky Hermawan mengungkapkan, TenarisSPIJ pada tahun ini memberikan sebanyak 180 sekolah untuk 10 sekolah. Perusahaan memberikan bantuan dana sebesar 217,5 juta dan saat ini renovasi sekolah diberikan kepada SMK Islam Terpadu Al-Khairiyah.
“Ini merupakan program Merit Award dan donasi untuk renovasi sekolah, kami juga memberikan secara rutin beasiswa kepada mahasiswa program pasca sarjana melalui program Pendidikan Roberto Rocca Edication Program (RREP) dengan total lebih dari 318 juta kepada mahasiswa teknik di Universitas Tirtayasa dan Universitas Indonesia,” tukasnya. (Dm)







