CILEGON – Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Cilegon yang sempat dibatalkan beberapa waktu lalu, bakal segera digelar dalam waktu dekat ini. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPC Transisi HNSI Kota Cilegon Tatang Tarmizi saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (20/05/2021).
“Dalam waktu dekat ini, insyaallah bakal digelar. Juga sekaligus akan dibahas susunan kepanitiaan Muscab DPC HNSI Kota Cilegon,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Itang ini mengungkapkan, bahwa dirinya akan ikut pencalonan pada Muscab DPC HNSI Kota Cilegon, karena saat ini teman-teman dan para nelayan masih tetap solid dan setia mendorong dirinya untuk maju sebagai Ketua DPC HNSI Kota Cilegon.
“Karena teman-teman dan para nelayan masih tetap solid dan setia mendukung saya, saya tetap akan maju untuk membela kepentingan para nelayan. Yang paling saya soroti saat ini tertutupnya akses menuju pangkalan nelayan di sejumlah wilayah Kota Cilegon oleh Industri. Padahal kan masyarakat (nelayan) ada terlebih dahulu sebelum berdirinya industri,” ungkapnya.
Laporan dari masyarakat (nelayan) di wilayah Kota Cilegon banyak industri berdiri hanya 20 persen yang menyediakan akses jalan menuju pangkalan nelayan. Hanya 20 persen, yaitu PLTU unit 9-10. Sementara untuk akses nelayan di pangkalan Tanjung Peni, Lelean, Tanjung Punjut, Pulorida dan lainnya tertutup oleh industri.
“Itu harusnya industri menyediakan akses jalan dan pangkalan nelayan, sekarang ini baru 20 persen yang menyediakan akses jalan dan pangkalan nelayan. Itu yang harus dipikirkan dan saya perjuangkan agar masyarakat (nelayan) bisa merasakan adanya akses jalan dan pangkalan nelayan,” pungkasnya. (Red)










