Harita.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Kisah Pilu Pak Jarun, 5 Tahun Gunakan Tongkat Kayu Setelah Amputasi
Pandeglang

Kisah Pilu Pak Jarun, 5 Tahun Gunakan Tongkat Kayu Setelah Amputasi

admin
Diterbitkan: 31 Agustus 2021
Bagikan
2 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

PANDEGLANG, – Jarun, merupakan salah seorang warga Bungur Gede, Cikeusik, Pandeglang, Banten. Sudah 5 tahun lamanya ia harus hidup dengan satu kaki karena harus diamputasi. Saat usianya 16 tahun ia mendapat musibah Ketika kerja di sawah, kakinya digigit ular saat menjaga sawah bersama sang paman.

Puluhan tahun Pak Jarun hidup dengan luka yang terus menggeroroti kakinya, di tahun 2016 kakinya harus diamputasi karena khawatir luka di kakinya semakin parah dan meluas.

“Bapak udah dari 2016 diamputasi, tapi kalua digigit ularnya udah lama, waktu umur 16 tahun. Waktu itu ikut ke sawah sama paman, jaga sawah, pas maghrib ngga keliat ternyata ada ular didekat saya, kaki saya digigit. Awalnya diamputasinya nggak setinggi ini, tapi karena lukanya makin luas, akhirnya diamputasi lagi, takut juga bapak kalau makin parah,” ungkap Jarun saat ditemui dirumahnya.

Paska amputasi, Pak Jarun harus menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan. Akibat amputasi, Pak Jarun tidak bisa lagi bekerja seperti sedia kala. Hal ini lantaran fisiknya yang mulai melemah, bahkan pendengarannya pun kurang.

“Kalau ini tongkat kayu bapak bikin sendiri dari kayu, kayunya juga bapak minta ke tetangga yang lagi bangun rumah, waktu itu ada kayu sisa bekas bangun rumah tetangga, saya minta buat tongkat,” ungkap Jarun.

Baca Juga

Bupati Pandeglang Hingga Wagub Banten Apresiasi HPN 2026
PENTRADA 2025: Pentas Teater Pemuda Wujudkan Semangat Kreatif Generasi Muda Pandeglang
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bupati Dewi : Pemuda Tonggak Utama Kemajuan Bangsa
Karang Taruna Pandeglang Gelar Jambore UMKM dan Apel Sumpah Pemuda.

Saat ini ia tinggal di rumah sederhana yang materialnya kayu dan bambu di Kampung Bungur Gede, Cikeusik bersama sang istri, untuk makan sehari – hari ia dan sang istri mencari bahan makanan di kebun sekitar.

Sahabat dermawan, pak Jarun ingin sekali memiliki tongkat bantu jalan, tongkat kayu buatan sendiri sangat tidak nyaman untuk digunakan untuk aktivitas sehari – hari.

Sahabat dermawan, mari bersama – sama bantu hadirkan tongkat bantu jalan pak Jarun agar aktivitas dan kegiatan sehari – harinya bisa maksimal (red)

Baca Juga

Buka Jambore 2025, Bupati Dewi : Pramuka Bentuk Karakter Mandiri dan Tangguh
Bupati Dewi : Sekolah Harus Menjadi Tempat Ternyaman Untuk Belajar Siswa
Bupati Pandeglang Terjun Langsung ke Lokasi Pencarian Haikal dan Habibi, Anak yang Terseret Arus Sungai
Bupati Dewi Setiani Dampingi Gubernur Banten Monitoring Pembangunan Jalan Program Bang Andra di ruas Cadasari–Kaduela
- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Tingkatkan Imunitas Warga Binaan, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Kembali Laksanakan Vaksinasi Covid-19
Artikel Berikutnya Satu Tahun Berdiri, MPP Pandeglang Raih Penghargaan Pelayanan Prima Dari Kemenpan RB
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Bukan Sekadar Obati Warga, Puskesmas Ciwandan Diganjar Penghargaan Berkat Cegah Anemia-Stunting

JLS Cilegon Rawan Kecelakaan, Pemkot Siapkan Penutupan U-Turn

54.475 Warga Cilegon Kantongi IKD, Hampir 49 Ribu Lagi untuk Kejar Target

Parkir Semrawut di Bonakarta Bikin Warga Resah, Dishub Cilegon Turun Tangan

Algo Sapiens: Ketika Manusia Mulai Dikendalikan Mesin

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Pandeglang

Begini Cara DPC Gekrafs Pandeglang Rayakan Hari Jadi Gekrafs ke 6 Tahun

Pandeglang

VIP Voucher Ikut Sukseskan Event Funmusik Festival 2025 di Pandeglang

Pandeglang

Warga Kampung Kaduengang Siap Menangkan Pasangan Aap-Anita di Pilkada Pandeglang

Pandeglang

Putus Ketergantungan pada Bank Emok, Ratu Anita Sangadiah Bakal Gulirkan Program Pelatihan untuk Ibu-ibu

Pandeglang

Ratusan Anak Muda Pandeglang Siap Ramaikan Majelis Risalah Cinta di Balai Budaya Pandeglang

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com