HARITA.ID – Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta bersama Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Ari Widyo Prasetyo, mengunjungi dapur umum Kepedulian Masyarakat Untuk Stunting (Kamus) di Kecamatan Cilegon, Kamis 03 November 2022.
Dapur Kamus yang lokasinya di halaman Kantor Kecamatan Cilegon, setiap hari menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak balita penderita stunting atau anak-anak yang mengalami kondisi gagal tumbuh akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya di wilayah Kecamatan Cilegon.
“Kegiatan Kamus perlu kita tiru dan dicontoh untuk di wilayah lain. Saya berharap dalam penanganan stunting mari semua banyak memberi, banyak peduli dan punya inovasi,” ujar Sanuji Pentamarta.
Ditegaskan Sanuji, kunci menurunkan angka stunting diantaranya dengan memberikan makanan bergizi, dia memberi apresiasi kepada seluruh pengelola Kamus yang dengan sukarela memasak makanan bergizi untuk anak-anak penderita stunting.
“Saya bangga dapur Kamus dalam memasak makanannya dibimbing dan diawasi oleh ahli gizi,” jelasnya
Dalam kesempatan itu juga Sanuji menyampaikan, berkat hasil kerja keras semua pihak, angka stunting di Kota Cilegon mengalami penurunan.Selain itu, Kota Cilegon dinobatkan sebagai kota terinovatif dalam pencegahan stunting pada acara Stunting Heroes Award 2022 dan salah satu terinovatifnya adalah Kecamatan Cilegon.
Sementara Dandim Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Ari Widyo Prasetyo menginstruksikan kepada jajarannya untuk membantu kesulitan masyarakat.
“Saya instruksikan seluruh jajaran untuk membantu kesulitan masyarakat. Karena pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri termasuk dalam penurunan angka stunting,” tegasnya.
Dapur Kamus dikelola oleh ibu-ibu PKK, kader kesehatan, Tagana dan relawan lainnya.Untuk sementara, sasaran kegiatan memberikan makanan bergizi terhadap 50 anak stunting di wilayah Kecamatan Cilegon.
Anak-anak stunting mendapat makanan bergizi setiap hari untuk makan pagi, makan siang dan makan sore.Contoh makananan yang diberikan kepada anak stunting yakni makan siang terdiri dari nasi nilai gizinya untuk energy (kal) 586,6, opor ayam (protein 27,8 per gram), tempe bacem (30 per gram lemak), capcay (53,9 per gram KH) dan semangka.Setiap hari menu berubah, selain itu anak-anak penderita stunting menerima makanan tambahan seperti susu dan penambah gizi lainnya.
“Alhamdulilah sejak dapur Kamus berdiri beberapa bulan, anak-anak penderita stunting kini mulai terlihat naik berat badannya, sebab setiap minggu ditimbang dan kita cek kesehatannya,” ujar salah seorang kader. (Zar/Red)







