HARITA.ID – Kebiasaan buruk pada seluruh 35 OPD yang ada di Kota Cilegon menjadi catatan buruk pada kegiatan tersebut dilakukan di akhir tahun.
Apalagi, kepada DPUTR Kota Cilegon hingga saat ini beberapa jalan yang sedang di perbaiki olehnya hingga saat ini dinilai oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon menjadi catatan buruk pada proses perbaikan jalan di Nataru belum rampung.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon Erik Erlangga mengungkapkan terkait dengan kejadian gagal lelang pada akses jalan ciberko Kelurahan Cibeber yang sempat gagal oleh DPUTR Kota Cilegon ia sangat menyayangkan atas ke gagalan lelang jalan tersebut.
Apalagi, sebelum tahun sekarang ataupun pada tahun 2021 jyga sempat mengalami kegagalan lelang. Hal itu disebabkan karena, kebiasaan setiap OPD yang ada di Kota Cilegon selalu menindaklanjuti kegiatan atau proses lelang kurang cekatan. Bahkan, ini telah dua tahun sering terjadi gagal lelang.
“Betul, terjadi lagi terjadi lagi, 2021 begitu 2022 terjadi begitu, terkait dengan gagal lelang yang memang sudah dianggarkan di 2022 begitupun dengan 2021 juga telah di anggarkan,” ungkap Erik kepada wartawan melalui sambungan telpon, Senin 28 November 2022.
Lebih lanjut, kata Erik bahwa kebanyakan dari OPD yang ada di Kota Cilegon itu sendiri sering melakukan kegiatan itu di akhir tahun bukan awal tahun. Padahal, kata Erik ia juga mendesak kepada seluruh OPD yang ada di Kota Cilegon untuk mengerjakan hal hal yang memang dikiranya tidak bisa rampung lebih baik dikerjakan di awal tahun.
“Karena apa, karena OPD-OPD itu runningnya selalu berjalan di akhir tahun itu yang menjadi kebiasaan. Makanya kita selalu mendorong kepada Dinas-dinas terkait di awal tahun dijalanin di awal tahun apa susahnya sih OPD-OPD itu ngejalanin di awal tahun,” sambungnya.
“Jadi posisinya jelas yang tadinya dianggarin enggak ada anggarin lagi di tahun 2023 nanti. Kalau begini mau sampai kapan perbaikan selesai,” tegasnya.
“Jadi 2023 kedepan nih, mana ni titik titik yang harus di perbaiki. Nah itu jangan sampai gagal lelang. Nanti 2024 mana lagi nih yang harus di perbaiki. Jadi konsennya selesai selesai secara terstruktur tidak ada lagi dilanjutkan di tahun 2023 atau 2024,” pungkasnya. (Zar/Red)






