HARITA.ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Cilegon mulai melakukan sosialisasi lomba Pos Pelayanan Tekhnologi (Posyantek). Plt. Kepala Bidang Litbang sekaligus Sekretaris Badan Bappedalitbang, Lina Komalasari mengatakan, dirinya berharap dalam perlombaan kesiapan dan kelengkapan kelembagaan posyantek sudah mulai berjalan.
“Pada sebelumnya, Posyantek ada pada Dinas Sosial, sekarang ditarik ke Bappedalitbang. Peserta lomba, bukan saja drai kelurahan tapi dari seluruh masyarakat Kota Cilegon. Mulai pelajar, akademisi atau mahasiswa,” kata Lina Komalasari dalam rapat persiapan lomba Posyantek, Senin 06 Februari 2023.
Lina menjelaskan, pada tahun sebelumnya, lomba-lomba posyantek dilakukan pada tingkat kecamatan, maka sejak tahun 2019 dan ditahun 2023 lomba posyantek diadakan tingkat kelurahan dan umum. Hal tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permen-DPDTT) Nomor 23/2017 tentang Pengembangan dan Penerapan TTG Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), posyantek di tingkat kelurahan harus mendapatkan pembinaan.
“Lomba ini bentuk pembinaan, sehingga amanat dari Permen- DPDTT kami realisasikan. Lomba ini juga untuk memacu posyantek terus berkarya dalam menumbuhkan pembinaan perekonomian warga,” ujarnya.
Para pemenang dalam lomba Posyantek, nanti akan mengikuti seleksi ditingkatannya masing-masing. Mulai dari antar Kelurahan, Kecamatan, kota dan provinsi. Kemudian sampai ke tingkat nasional.
“Sama seperti tahun-tahun kemarin. Dimana ada dua inovasi dari Kota Cilegon, masuk ke tingkat nasional. Kami berharap lebih dari dua dalam inovasi posyantek tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu tim juri dalam penilaian lomba Posyantek, Prioyono dari Badan Riset Nasional mengatakan, ada tiga aketgori loma Psoyantek yang akan dilakukan. Lomba Inovasi, Tekhnologi tepat Guna dan Posyantek berprestasi. Hal ini akan dimulai pada tingkat Provinsi dan Nasional.
“Tahun kemarin di Cilegon, hanya lomba TTG Inovasi.Kesulitannya ada pada waktu. Dimana dari cilegon TTG unggulan baru sebatas itu saja. Sekarang sudah ada tiga kategori, kalau juara 1 langsung dilombakan pada tingkat provinsi,” ucapnya.
Peserta, kata dia, masih mempunyai waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan inovasi-inovasi apa saja yang akan dilombakan. Karena Posyantek saat ini tengah digalakkan, karena ada Permendes yang harus diikuti oleh semua pemeirntah.
“Posyantek ini merupakan sebuah lembaga dan sumber data informasi pelayanan tekhnologi di masyarakat. Dan ini berhubungan dengan para innovator didaerah-daerah. Kalau bersinergi semuanya bagus untuk melakukan pelayanan tekhnologi terutama pelaku UMKM,” ungkapnya. (Zar/Red)







