HARITA.ID – Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan pada kunjungannya Walikota Padang,Hendra Septa beserta rombongan pejabat Pemerintah Kota Padang dirinya mengapresiasi yang telah berkunjung di Kota Cilegon untuk belajar pengelolaan sampah.
Hal itu karena di Kota Padang juga termasuk mendapatkan bantuan dari Bank Dunia.
“Iyah kami sangat mengapresiasi. Hal itu karena,pertama padang juga mendapatkan bantuan dari Bank Dunia sehubungan tadi yang sudah di sampaikan,” kata Helldy kepada wartawan usai menghadiri kegiatan Forum Komunikasi Minangkabau Bersatu atau FKMB DPD Kota Cilegon, Selasa 14 Febuari 2023.
Lebih lanjut, dijelaskan Helldy, Selama ini Walikota Padang nelum pernah melihat seperti apa konsepnya. Maka mereka atau Pemkot Padang berkunjung ke TPSA Bagendung.
“Mereka belum tau bagaimana konsep mengelola sampah di TPSA Bagendung dalam langkah antisipasi volume sampah yang melebihi kapasitas. Maka belajar dulu ke kita,” paparnya.
Menurut Helldy dalam menerima bantuan dari Bank Dunia yang ada di Wilayah Sumatera itu hanyalah Kota Padang. Maka ini menjadi pelajaran oleh Pemkot Padang untuk melakukan study banding atau belajar mengelola sampah agar bisa di terapkan ilmunya nanti di Kota Padang.
“Artinya satu satunya Kota di Wilayah Sumatra itu yang dapat bantuan itu yakni di Padang,” kata dia.
Dalam menerima bantuan dana dari Bank Dunia,Helldy mengklaim ada dua Kota seluruh indonesia yang mendapatkan bantuan tersebut dalam pengelolaan Sampah.
“Jadi sebenarnya, bantuan yang diberikan oleh Bank Dunia itu ada dua Kota yang ada di seluruh Indonesia. Di antaranya, Kota Padang dan Kota Cilegon,” tambahnya.
Di akui Helldy dalam menerima bantuan dari Bank Dunia, secara pribadi ia tak mengetahui sistem administrasinya.
“Saya enggak paham. Apakah karena luasnya karena banyaknya saya kurang paham. Tapi sehubungan itu sebetulnya mereka juga enggak ngasih 100 Milyar itu enggak gitu. Jadi malau yang di bangun itu adalah ekapasitas 200 Ton. Nah sehingga kalau nanti umpanya abis 200 Milyar iyah 200 Milyar yang akan di bayar,” paparnya.
Di akhir wawancara, masih kata Helldy pihaknya juga akan mempersiapkan satu hektar tanah yang nantinya akan dapat bantuan atau gelontoran dana dari Bank Dunia. Termasuk juga kata Helldy dari Chandra Asri yang akan membantu pihaknya untuk program pengelolaan Sampah di Kota Cilegon.
Maka kata Helldy bahwa di tahun 2025 mendatang Kota Cilegon bakal kekurangan sampah atau devisit pemasukan sampah.
“Kita harus mempersiapkan satu hektar kurang lebih yang di Bank Dunia. Sehingga kemudian Chandra Asri juga akan membantu kita juga. Jadi otomatis,Insya Allah 2025 Cilegon Kota yang kekurangan sampah,” pungkasnya. (Zar/Red)






