HARITA.ID – Ketua Pelaksana Auto Club Banten (ACB) 2023, Dio Denis mengatakan pada ajang Auto Banten Cultur (ABC) 2023 ini yang di inisiasi oleh panitia Autu Club Banten (ACB) 2023 sangat luar biasa. Hal itu ia lakukan dengan konsepan untuk menyatukan otomotif si Banten dengan penampilan Seni Budaya yang ada di Banten.
“Ini acara Auto Banten Cultur (ABC) 2023 yang di selenggarakan oleh Autu Club Banten (ACB). Jadi konsep Auto Banten Clutur ini kita menyatukan otomotif dengan seni budaya,” kata Dio Denis kepada wartawan, Minggu 26 Febuari 2023.
“Jadi kegiatan modifikasi yang digelar oleh kita di ABC 2023 ini jangan sampai menyampingkan Seni Budaya di Banten. Hal ini dimana karena otomatif ini kan melekat dengan seni budaya,” tambahnya.
Dikatakan, Dio Denis dalam menyelenggarakan modifikasi roda empat ini bentuk kecintan dirinya dengan sering melakukan modifikasi kendaraan roda empat milik pribadinya. Agar di fasilitasi oleh panitia kepada peserta sehingga tidak terkesan sia sia kepada para peserta yang sering melakukan modifikasi kendaranya.
“Ini kita melakukan kontesnya modifikasi mobil mobil agar para pecinta Auto Club Banten ini tidak hura hura,” kata Dio.
Dijelaskan Dio, pada kegiatan modifikasi mobil ini untuk pesertanya ada ratusan yang mengikuti perlombaan. Bahkan dari ratusan peserta itu di bagi 3 cabang. Di antara 3 cabang perlombaan itu, platinum, VIP, dan terakhir di reguler.
“Jadi dari 160 mobil yang mengikuti perlombaan modifikasi Autu Club Banten ini di bagi 3 klasifikasi dalam perlombaan modivikasi di Banten,” jelasnya.
Dio mengungkapkan bahwa pihaknya baru pertama kali mengadakan kegiatam hard kontes di Serang Di Cilegon. Bahkan dari pertama melakukan kegiatan tersebut langsung masuk ke dalam mall dalam menampilkan kendaraan roda empat yang sudah di modifikasi oleh pecinta mobil club.
“Ini kita melakuka pertama kali di Serang Cilegon. Kita bikin hard kontes di dalam mallnya langsung,” ungkapnya.
Sementara, kata Dio kalau untuk peserta yang mendaftarkan dirinya tak apal dari mana daerah mana nya paling jauh. Lebih jauh, menurut Dio semuanya telah hadir dan daftar mengikuti perlombaan Modifikasi mobil di ACB 2023 yang di gelar di Transmart Cilegon.
“Paling jauh itu ada dari Kudus. Jakarta banyak bandung banyak bahkan Jogja juga ada hingga sampai ke Lampung pesertanya ada. Namun kalau memang dari mana pesertanya saya kurang apal jauh. Tapi yang jelas pada kegiatan Auto Club Banten ini paling jauh di kudus,” ucapnya.
Kemudian dari pada itu, dalam teknis penilaian pada ajang lomba modifikasi, Dio menyampaikan ada penambahan pada tim penilaian di ajang ACB 2023.
“Nah di sini ada hal baru biasanya di sini kan ada the king nomin satu sama nomin dua. Nah kalau kita bikin baru. The king nomin satu ada, The king nomin dua ada. Kemudian yang barunya The King of lokal Banten juga ada. Kenapa The King of lokal Banten ada,agar temen temen yang merasa modifikator di Banten khususnya dia punya kesempatan untuk menjadi The King gitu. Agar tidak malu dalam modifikator modifikator di luar Kota nya,” ungkapnya.
Dijelaskan Dio dalam melaksanakan kegiatan ACB 2023 ini ia juga menampilkan Seni Budaya di Banten. Hal itu karena memang budaya Banten sangat melekat banget di Banten.
“Jadi kalau memang budayanya kita menampilkan Debus sama silat. Karena memang itu budaya sangat melekat banget di Banten. Sehingga kita menyatukan itu agar ada kontestnya,pembukanya tadi itu ada silat dan debus itu. Hal itu karena kita kan melakukan kegiatannya di Banten,” jelasnya.
Dio mengatakan pada kegiatan modifikasi pada ajang ACB 2023 ini tak menepis diri mengalami kefakuman dalam melakukan kegiatan tersebut. Hal itu di sebabkan karena faktor Covid 19, maka dari itu setelah mendapatkan informasi PPKM telah di cabut, ia mendapatkam izin untuk menyelenggarakan kegiatan modifikasi pada ACB 2023.
“Jadi ini fakumnya udah sangat lama. Karena memang ada Covid 19 kemarin akhir tahun udah tutup PPKM. Kita alhamdulillah dapat ijin sampai dengan kita membikin kegiatanya yang nasional,” tuturnya. (Zar/Red)






