HARITA.ID – Pemerintah Provinsi Banten melakukan kunjungan pada penilaian Tenaga Kesehatan atau Nakes di tingkat Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota Cilegon berharap kepada Tenaga Kesehatan di seluruh Puskesmas se-Kota Cilegon dan perawat meraih juara pertama tingkat nasional.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat pada Dinkes Cilegon drg Rully Kusumawardhany mengatakan, pada penilaian serentak di 3 PKM pada hari ini mewakili 4 kategori yang sebelumnya sudah dilakukan lomba untuk tingkat Kota Cilegon.
“Jadi hari ini serentak di 3 PKM (Grogol, Citangkil 1, dan Ciwandan) dilakukan penilaian lapangan lomba tenaga kesehatan teladan tingkat Provinsi Banten 2023. Yaitu, PKM Grogol kategori perawat, kemudian, untuk PKM Citangkil 1 kategori promosi kesehatan dan terakhir kepada PKM Ciwandan kategori Dokter umum dan Ahli gizi. Yang dimana sebelumnya sudah dites atau dilombakan tingkat Kota Cilegon setelah itu yang peraih juara 1 tingkat Kota lanjut tingkat Provinsi,” kata Rully saat di mintai keterangan tertulisnya, Kamis 11 Mei 2023.
Sebelumnya, kata Rully, untuk di tingkat Provinsi Banten sudah dilaksanakan lomba uji tulis dan presentasi dilaksanakan oleh Dinkes Provinsi Banten.
“Untuk perawat PKM Grogol namanya Bu Fadila SKep, Ners yang telah diuji tulis oleh Pemprov Banten,” ucapnya.
Diterangkan Rully, dalam pemeriksaan penilaian itu sendiri terdiri dari, Inovasi tentang kesehatan jiwa dan nantinya itu akan masuk kepada kriteria penilaian oleh Pemprov Banten.
“Inovasi tentang kesehatan jiwa yang mana nantinya, Kupas Jiwa Empati, kepanjangannya: Kunjungan Pasien Jiwa (ODGJ) dengan edukasi, motivasi, pengawasan minum obat dan kolaborasi Inovasinya tentang kesehatan jiwa yakni
Kupas Jiwa Empati, kepanjangannya: Kunjungan Pasien Jiwa (ODGJ) dengan edukasi, motivasi, pengawasan minum obat dan kolaborasi,” terangnya.
Diterangkan Rully dalam memenuhi kriteria penilaian oleh Pemprov Banten dalam tenaga kesehatan, diharapkan Kolaborasi. Kolaborasi itu sendiri maksudnya kerjasama lintas program dengan Promosi kesehatan, PISPK beserta dengan lintas Sektor. Baik itu, peranan RT, RW, Kader jiwa, Koramil, Polsek, Kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kota Cilegon.
“Hari ini tadi juri dari Provinsi menilai dengan memvalidasi data data atau dokumen dan arsip yang terkait inovasi dan melakukan wawancara dengan unsur Dinkes Kota Cilegon dalam hal ini (Kabid Bidang Pemberdayaan Masyarakat), penanggung jawab kesehatan jiwa Dinkes, Camat dan seluruh Lurah dari Kecamatan Grogol, pihak Babinsa, babinkamtibmas, kader jiwa, RT, tetangga rumah ibu Fadila, pasien ODGJ yang sudah stabil dan keluarganya. Bahkan, juri mendatangi rumah pasien ODGJ dan rumah Bu Fadila,” terangnya.
Setelah melalui persyaratan yang sudah ditempuh itu nantinya yang didapat nilai itu akan diakumulasikan dengan bobot. Baik itu, Penilaian lapangan 50% kemudian Penilaian presentasi 30% dan terakhir kepada Penilaian uji tulis 20%.
Adapun untuk juara 1 ditiap kategori akan mewakili Provinsi Banten dan akan bertanding di tingkat Nasional. Maka diharapkan Rully, pada PKM Grogol meraih juara tingkat Nasional.
“Harapannya pasti dong kerjasama leading sektor tetap terjaga dan semakin berkualitas dari waktu ke waktu serta nakes perawat. Khususnya menang juara 1 menuju tingkat Nasional,” pungkasnya. (Zar/Red)






