HARITA.ID – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Insa Cabang Banten bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP) Insa jalin sinergitas terkait kenaikan tarif pelabuhan di Banten.
Ketua DPC INSA Banten, Tusabih mengatakan dengan telah resminya dirinya dilantik sebagai Ketua DPC INSA Banten tentunya dirinya melakukan program kerjanya atau Proker sesuai dengan tagline yang berbunyi DPC INSA Banten berwibawa.
Dalam melaksanakan tagline DPC Insan Banten kata Tusabih dirinya akan mengikuti arahan koordinasi dari Pengurus Pusat Insa. Apalagi tak lupa dia tetap menjalin sinergitas Pengurus Pusat Insa.
“Iyah intinya sesuai dengan taglinenya bahwa DPC INSA Banten berwibawa. Dan kita menjalankan amanah sesuai dengan program kerja (proker) yang sudah kita siapkan dan tentunya mengikuti arahan dari DPP Insa. Karena kita memang tetap mengikuti arahan dari DPP bahwa ini DPC dengan DPP ini bersinergi,” kata Tusabih kepada wartawan, Selasa 06 Juni 2023.
“Artinya mengikuti jalur komandonya. Jadi dengan instansi instansi lain bahkan dengan asosiasi asosiasi lainya juga kita bangun komunikasi dengan baik. Supaya menciptakan penanganan bursa di wilayah Banten ini,” tambahnya.
Dijelaskan Tusabih dalam menanggapi penyusaian tarif sendiri,Tusabih akan melakukan diskusi terlebih dulu di internal DPC INSA Banten hingga tak lupa melibatkan Pengurus Pusat Insa.
Sehingga dari hasil kajian tersebut, nantinya akan dibawa rujukanya kepusat agar bisa di selesaikan bersama dengan DPP Insa.
“Iyah kita mengkaji bilamana ada salah satu stekholder terkait yang ada di Banten ini menginginkan penyusaian tarif yang kaitanya dengan Insa ya tentunya kita kaji dan kita diskusikan dan komunikasikan kepada DPP Insa. Bahkan,hasil kajian kita nantinya akan kita bawa ke DPP dan selanjutnya DPP dan DPC membicarakan untuk masalah kenaikan tarif tersebut,” jelas Tusabih.
Tusabih mengungkapkan bahwa jabatan yang di emban sebagai Ketua itu selama 4 tahun. Maka jika melihat dari lamanya ia menjabat nantinya dia akan melakukan sinergitas dengan stakeholder terkait dalam ketenangan berusaha di Banten.
“4 tahun kita menjabat di Ketua DPC Insa Banten. Bahkan yang pertama jelas ketenangan berusaha di Banten untuk anggota Insa Banten,” ungkap Tusabih.
“Kita ciptakan usaha di Banten ini kondusif iyah. Dan tentunya kondusif ini pengertianya ke semua lini. Baik itu birokrasi maupun dengan Asosiasi yang lain. Kita ciptakan kondusifitas agar bagaimanapun kita dengan suasananya kondusif dalam berusaha juga tenang,” tambahnya.
Selanjutnya kata Tusabih dirinya telah melakukan penandatanganan bersama dengan Loveren lokal dalam mendukungnya berwirausaha di Banten.
“Yang kedua juga bentuk kepedulian bahwa DPC Insa Cabang Banten sekarang Mou dengan salah satu loveren lokal juga itu untuk memberikan supporting juga bahwa DPC Insa Banten serius untuk ke anggotaanya di support atau di dukung dalam hal berwirausaha,agar supaya artinya tidak melakukan hal hal yang negatif dan apabila ada suatu permasalahan tersebut,”tukasnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif DPP INSA, Estu Prabowo menuturksn bahwa mperlunya INSA Banten melakukan komunikasi, hingga tak lupa menjalin koordinasi dan sinergitas antara stakeholder yang di Banten.
Maka kata dia, dirinya akan menggaet dengan stakeholder yang turut serta dalam usaha kepelabuhanan sangat tinggi dan masing-masing mempunyai kepentingan. Ia mengungkapkan, dengan perbedaan itu perlu adanya sinergi antar stakeholder.
Estu mengungkapkan, perlunya sinergitas itu turut berkaitan dengan kewenangan INSA dalam menentukan tarif kepelabuhanan.
Ia menerangkan, mengapa penetapan tarif sangat penting karena dampaknya pada biaya logistik nasional. Bilamana tarif yang ditetapkan tinggi, maka yang akan disorot adalah INSA. Oleh karenanya sebelum menetapkannya harus bersinergi dengan stakeholder lainnya.
“Dari DPP itu kenapa mengenai tarif itu agak rigit, karena apa yang ditetapkan DPP melalui DPC, itu akan berdampak pada biaya logistik nasional. Begitu biaya logistik nasional tinggi, pasti yang dilihat, ditengok itu INSA. Padahal banyak sekali stakeholder yang terkait. Jadi tidak bisa berdiri sendiri. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, sinergi itu penting jangan hanya sebatas kata-kata,” paparnya.
Estu juga menyampaikan, agar DPC INSA Banten dapat menjadi ujung tombak DPP di wilayah Banten dengan berperan bersama-sama memajukan ekonomi secara nasional. Seluruh pengurus INSA Banten yang baru dilantik atau yang ada di daerah lain diharapkan dapat melaksanakan tugas fungsinya sebaik-baiknya dan menjalankan visi dan misi INSA.
“INSA memang peran penting dalam ekonomi nasional, kita harapkan DPC menjadi ujung tombak dan kepanjangan tangan. Perkembangan ekonomi suatu wilayah, ada kontribusi dari DPC. Oleh karena itu DPC di Banten dan wilayah lain betul-betul menjalankan fungsi, visi dan misinya DPP INSA,” terangnya. (Zar/Red)






