HARITA.ID – Lurah Panggung Rawi, Agustini Hermayati menyampaikan ucap syukurnya karena Pemerintah Kalimantan Selatan Kabupaten Tapin melakukan kunjungan dalam mempelajari Teknologi Tempat Guna (TTG) Kabupaten Tapin untuk melakukan study tiru di Kota Cilegon. Sehingga Pemkot Cilegon mengarahkan agar berkunjung ke Kelurahan Pamggung Rawi Kecamatan Jombang yang meraih juara pertama di Tingkat Provinsi Banten dalam posyantek Al Amin Panggung Rawi.
“Alhamdulillahirobil alamin, suatu kebanggan untuk Panggung Rawi khususnya di Kecamatan Jombang terkait dengan adanya tamu dari Pemerintah Kabupaten Tapin yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Agustini.
Dikatakan Agustini di Posyantek Al Amin itu sendiri merupakan sebuah lembaga yang di bawah koordinasi dengan Kelurahan Panggung Rawi Kecamatan Jombang. Sehingga peran Posyantek Al Amin menjadi study atau belajarnya kepada Pemkab Tapin Provinsi Kalimantan Selatan.
“Nah kegiatan yang ada di Kelurahan Panggung Rawi khususnya di Posyantek Al Amin ini berkunjung terkait dengan kita kelembagaan. Karena posyantek Al Amin ini juara satu provinsi Banten untuk kelembagaan posyanteknya,” katanya.
Diakui Agusti Posyantek Al amin itu juga bukan hanya posyantek saja melainkan di Posyantek Al Amin memiliki sebuah TTG atau Teknologi Tempat Guna (TTG) yang telah berinovasi dan berkembang. Sehingga peran Posyantek Al Amin Kelurahan Panggung Rawi Kecamatan Jombang memiliki peran menedukasi kepada masyarakat dalam hal membuat NIB dam lain sebagainya pada proses pelayanan kepada masyarakat Panggung Rawi.
“Kalau posyantek Al Amin ini juga tidak hanya posyantek saja melainkan kita ada juga TTGnya yang kita kembangkan dan kemudian juga kita menedukasi masyarakat terkait dengan misalnya membuat NIB kemudian PIRT dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Lebih lanjut,kata Agustini di penerimaan Pemkab Tapin Pemerintah Kelurahan Panggung Rawi dan Pemerintah Kecamatan Jombang dan Pemkot Cilegon membuat sebuah kreatifitas dari binaannya yakni di Posyantek Al Aminn.
Dimana posyantek Al Amin menampilkan sebuah pojok telang atau pojok minuman yang merupakan mitranya dan juga tak lupa menjadi inovasi karena dari sebuah bunga telang bisa dijadikan sebuah makanan maupun minuman.
“Jadi kita juga punya pojok telang. Ini juga menjadi mitra dari kegiatan kami di Posyantek. Dan ini inovasinya adalah memanfaatkan bunga telang yang ada di pojok telang ini untuk dijadikan sebagai satu makanan kemudian minuman dan lain sebagainya,” ungkapnya.
“Iyah intinya adalah yang menjadi ciri khasnya adalah bunga telang atau minuman telangnya. Manfaatnya awet mudah, bisa sebagai pewarna makanan yang alami,” tambahnya. (Zar/Red)







