Harita.id
Minggu, 1 November 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • tips&trik
  • krisdayanti
  • berita kecanduan gadget
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Keseriusan Pemkot Serang Dalam Menurunkan Angka Stunting, Walikota Serang Tegaskan: Tanggung Jawab Bukan Dibebankan Oleh Tenaga Puskesmas Tapi Seluruh Lapisan Bertanggung Jawab
Kota Serang

Keseriusan Pemkot Serang Dalam Menurunkan Angka Stunting, Walikota Serang Tegaskan: Tanggung Jawab Bukan Dibebankan Oleh Tenaga Puskesmas Tapi Seluruh Lapisan Bertanggung Jawab

admin
Diterbitkan: 27 Juni 2023
Bagikan
3 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

HARITA.ID – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Serang menggelar kegiatan Rembuk stunting dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kota Serang, Selasa 27 Juni 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri lamgsung oleh Walikota Serang Syafrudin, Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah (Asda II) Kota Serang Yudi Suryadi, serta seluruh pimpinan OPD terkait.

Kegiatan tersebut diselenggarakan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 terkait Percepatan penurunan Stunting.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Serang sekaligus sebagai Ketua tim penggerak penurunan Stunting Kota Serang Nanang Saefudin menyampaikan,

Penurunan angka stunting yang kerap dilakukan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya dibebankan kepada satu atau dua instansi saja, namun menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga

Dukung Klinik KDMP Layani BPJS, GEMA MA Ingatkan Syarat FKTP dan Peran Apoteker : Perluas Akses, Jangan Turunkan Mutu
Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Najib Hamas Ajak Pemuda Serang Siapkan Masa Depan
Potensi Maritim Banten Menjanjikan, PRAMARIN Dorong Kolaborasi dan Investasi
Tanjung Priok Padat, PRAMARIN Dorong Banten Ambil Peluang Bisnis Kontainer

“Jangan sampai nanti teman-teman OPD berfikir untuk penurunan stunting dibebankan kepada Dinkes Kota Serang dan juga DP3AKB atau BKKBN, namun semua OPD dan seluruh lapisan masyarakat juga terlibat untuk mencari, menguraikan permasalahan stunting” Ungkap Nanang.

Selain itu ia juga berharap kepada pejabat kewilayahan/kelurahan serta kecamatan untuk lebih mengenali anak yang terkena stunting agar lebih mendapat perhatian sehingga gizinya tercukupi,

“Baik secara kesehatan maupun penindakan penurunan stunting, kami sudah berkolaborasi dengan opd terkait, kerjasama yang baik antara instansi vertikal untuk memperhatikan anak yang terkena stunting kalau bisa by name by addresa juga” ucap Nanang.

Baca Juga

Ratu Zakiyah Usulkan Tata Ruang Serang 2026-2046, Investor Bakal Dapat Kepastian
SMSI Siap Kawal Pembangunan Berdampak Bagi Masyarakat Banten
26 Tahun Provinsi Banten, Banten Bergerak, Maju Berdampak
Dari Konsolidasi ke Kolaborasi, HIPKA Banten Dorong Pengusaha Berdaya Saing

Selain itu, Walikota Serang Syafrudin juga mengatakan dalam pengentasan Stunting tersebut selain penekanan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah juga memiliki komitmen dalam penurunan stunting,

“Pemerintah Kota Serang dari tahun 2018 yang semula angka stunting mencapai 38,6 Persen bisa mengalami penurunan hingga 23,4 Persen” ungkap Syafrudin.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Adapun data berdasarkan bulan penimbangan balita Kota Serang pda tahun 2019 Prevalensi Stunting sebesar 5,8 Persen atau sebanyak (2.556 Balita) pada tahun 2020 meningkat menjadi 6,1 Persen atau sebanyak (2.846 Balita) pada Tahun 2021 menurun sebesar 2,56 Persen atau sebanyak (1.859 Balita).

“Penyebab Stunting itu bukan hanya dari segi kesehatan saja atau makanan namun juga penyebabnya bisa timbul dari kebersihan lingkungan dan drainase serta air bersih” Pungkas Syafrudin.

Syafrudin juga menyampaikan Pemerintah Kota Serang sudah menganggarkan sebesar 45 Miliyar untuk menangani penurunan stunting.

“Ini dari semua OPD bukan dari satu OPD bahkan hingga tingkat kelurahan” Ujar Syafrudin.

Baca Juga

Kabupaten Serang Genap 500 Tahun, Pemprov Banten Dorong Sinergi Pembangunan
500 Tahun Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah Kenang Perjuangan Sultan hingga KH Syam’un
Dari Desa hingga OPD, Ini Para Peraih Penghargaan HUT ke-26 Banten
HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ungkap Deretan Pembangunan yang Berdampak ke Warga

Selain itu Syafrudin menegaskan bahwa tanggung jawab dalam menangani stunting bukan hanya dibebankan kepada salah satu instansi vertikal namun merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat beserta Pemerintah.

“Untuk penyembuhan memang tanggung jawabnya tenaga kesehatan dan Puskesmas, namun mencegah menurunkan dan menindaklanjutinya bukan hanya tanggung jawab puskesmas saja melainkan semua OPD terkait dan lapisan masyarakat juga bertanggung jawab” tegas Syafrudin. (Zar/Red)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya KJRI Frankfurt Gelar Festival Soto dan Sate Nusantara, Lepas Kerinduan Pecinta Kuliner Khas Indonesia
Artikel Berikutnya Belajar Melukis di Penjara, Gebar Sasmita Pamerkan Karya-karyanya
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Ribuan Santri Meriahkan Senam Santri HSN 2026, GP Ansor Cilegon Perkuat Kebersamaan

Disperindag Cilegon Wajibkan Pedagang Pasar Pakai QRIS, Blok F Jadi Uji Coba

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

Wawali Cilegon Tantang Kader HMI, Jangan Jago Diskusi Saja

Dorong Ekonomi Warga Ciwandan, Pelindo Gelar Pelatihan Ternak Bebek

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Kota Serang

Bagi Anak Pemegang KIA Kabupaten Serang, Bisa Nikmati Wahana Gratis di Anyer Wonderland

Kota Serang

Ratu Zakiyah Minta Sekolah Jadi Ruang Aman bagi Anak, Orang Tua Diminta Ikut Mengawasi

Kota Serang

Gubernur Banten Andra Soni Dengar Curhat Nelayan Sidamukti: Dermaga Rusak hingga Muara Dangkal

Kota Serang

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten: Realisasi Investasi Capai Rp1,9 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja

Kota Serang

Bupati Serang Minta Baznas Tingkatkan Partisipasi dan Kontribusi untuk Membantu Masyarakat

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com