HARITA.ID – Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) kerap terjadi di Kota Cilegon. Sehingga Pemkot Cilegon melalui Dinas Sosial dan Pol PP hingga Polres Cilegon melalukan patroli rutin.
Selain melakukan patroli rutin, Dinas Sosial menduga pada pengiriman ODGJ yang kerap terjadi di Cilegon berasal dari orang yang tak bertanggung jawab mengirimkan anak anak luar Kota Cilegon untuk diperlakukan mengemis di sepanjang jalan Kota Cilegon.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ade R Setiana bahwa terkait banyaknya ODGJ di Kota Cilegon berasal dari luar Kota Cilegon. Maka oleh sebab itu, peran Dinsos dalam hal ini melalukan pendataan dalam pembinaan secara masif.
Oleh sebab itu,lanjut Ade menyatakan terjadinya ODGJ di Kota Cilegon sendiri dia tidak mengetahui dari mana datangnya ODGJ itu. Namun, kata dia menduga ada yang mengirimkan ODGJ dari luar Cilegon ke Kota Cilegon.
“Tapi kalau ODGJ yang datang ke Cilegon tanpa keluarga yang tidak jelas dari luar Cilegon baru kewenanganya di Dinsos Cilegon. Karena itu terlantar, di tambah lagi tidak tau datangnya dari mana. Bahkan menurut informasi yang kami dapat katanya, ada yang ngirim. Tapi tidak mungkin Lewat kereta. Karena kalau lewat kereta sekarang sudah bagus, berarti bukan dari kereta. Hal tersebut di sebabkan karena akses menuju Cilegon dengan naik kereta sudah bagus dan memakai ac,”ungkap Ade.
Dijelaskan Ade, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait penanganan ODGJ yang kerap terjadi di Cilegon. Bahkan dari hasil rapat dengan Pol PP dan Polres menjelaskan bahwa dugaan banyaknya ODGJ itu disebabkan karena ada yang mengirim lewat jalu darat atau lewat muatan truk di malam hari.
“Waktu saya di undang rapat di Polres Cilegon juga mempertanyakan sekarang lewat mana ODGJ ini. Sedangkan lewat kereta sudah tidak mungkin,karena kereta sudah jaman semua. Bahkan,waktu beberapa minggu lalu pas dengan khamtibnas yang akan di lakukan operasi,”ungkap Ade.
“Kalau untuk pengirimanya saya enggak tau datangnya dari mana. Karena waktu itu saya bilang mau operasi, saya juga bilang sekaligus ODGJ. Jadi tidak hanya PSK terus genk motor dan termasuk ODGJ silahkan dibersihkan,”imbuhnya.
“Intinya kalau pengirimannya saya enggak tau. Bahkan, Polres Cilegon dari Pak Kasat Bitmas juga pernah ngomong gitu lewat dari jalan darat. Tapi kalau sekarang dipikir dari daerah lain ngirim ke cilegon naik kereta tidak bisa. Karena sekarang sistem kereta sudah rapi makai data KTP dan lain sebagainya,”pungkasnya. (Zar/Red)







