Harita.id
Selasa, 22 September 2026
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
  • berita gosip artis terbaru
  • Info terkini
  • berita artis terbaru
  • tips kesehatan
  • Berita terbaru
  • berita artis terkkini
  • tips&trik
  • nunung srimulat
Harita.idHarita.id
Pengubah Ukuran FontAa
  • Home
  • News
  • Daerah
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Tokoh
  • Opini
  • Kesehatan
  • Lingkungan
  • Budaya & Religi
  • Advertorial
Search
  • Home
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Hukum
    • Ekonomi
    • Sosial
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Gaya Hidup
    • Tokoh
    • Opini
    • Kesehatan
    • Lingkungan
    • Budaya & Religi
    • Advertorial
Sudah memiliki akun? Masuk
Ikuti KAMI
© 2026 darkslategrey-mongoose-970280.hostingersite.com. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Beranda » Ratusan Pesilat dan Penari di Banten Bakal Unjuk Gigi di Festival Pencak Silat dan Jaipongan yang Digelar PJBN
Sosial Budaya

Ratusan Pesilat dan Penari di Banten Bakal Unjuk Gigi di Festival Pencak Silat dan Jaipongan yang Digelar PJBN

admin
Diterbitkan: 6 Agustus 2023
Bagikan
4 Menit Baca
- Advertisement -
Ad image

PANDEGLANG – Ratusan Pesilat dan Penari di Provinsi Banten bakal unjuk gigi menunjukan kebolehannya dalam acara Festival Pencak Silat dan Jaipong yang digelar oleh Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN).

Festival Pencak Silat atau Sanga Competition adalah sebuah kegiatan seni dan budaya yang mempertandingkan keterampilan pencak silat dan jaipongan yang digagas oleh Abah K.H Tb. Sangadiah, M.A yang merupakan Ketua Umum Paguron Jalak Banten Nusantara sekaligus pendiri dari museum pusaka Banten.

Ketua Pelaksana Sanga Competition Ratu Anita mengatakan, bahwa Pencak Silat dikenal sebagai seni beladiri warisan leluhur budaya bangsa Indonesia yang mengandung empat aspek utama yaitu pembinaan mental spiritual, kemahiran ilmu beladiri, disertai dengan gerak dan langkah yang indah serta aspek olahraga, yang mampu membuat jasmani menjadi sehat.

“Keseluruhan aspek tersebut terpadu menjadi satu dalam diri seorang pesilat sehingga keterampilan ini perlu dikembangkan dan dilestarikan,” tutur Ratu Anita saat ditemui dikediaman Minggu, 6 Agustus 2023.

Ia menjelaskan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah menjadikan aspek seni beladiri dan tradisi pencak silat sebagai lahan pengembangan kreativitas untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman tentang seni budaya pencak silat serta memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai upaya penggalian, pelestarian, pengembangan, gagasan dan dan karya kreatif yang ditampilkan.

Baca Juga

Satu Tahun Zakiyah-Najib, 717.147 Warga Kurang Mampu Difasilitasi Jaminan Kesehatan, 559.770 Warga Terlayani CKG
1.500 Masyarakat Ikuti Tradisi Seba Alit, Al Muktabar Minta Anak Anak di Baduy Tak Terkena Stunting
1.500 Masyarakat Baduy Datangi ke Pemprov Banten, Ini Pesan Al Muktabar di Seba Baduy 2024
Kerajinan Khas Provinsi Banten, Tine Al Muktabar Promosikan Batik Tenun Baduy di Surakarta Jawa Tengah

Selain itu, lanjut Ratu Anita, kegiatan festival pencak silat dan jaipongan ini juga dilaksanakan untuk menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 sebagai penggiat perjuangan para leluhur dan memperjuangkan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

“Waktu pelaksanaan Festival ini pada tanggal 07 sampai 16 Agustus 2023. Untuk lokasinya di Markas Komando DPP PJBN, yang bertempat di Desa Kadu Badak, Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang Banten,” jelasnya.

“Dan untuk total hadiah yang akan diberikan kepada pemenang yaitu senilai 78 Juta sesuai dengan tahun kemerdekaan RI,” sambungnya.

Baca Juga

Perwakilan Provinsi Banten Ikuti HUT Ke-44 Dekranas dan HKG ke-52 PKK di Solo, Begini Pesan Al Muktabar
Azizan-Yulli, Kang Nong Kabupaten Serang 2024
Kembali Latih Warga Membatik, Bupati Serang Komitmen Jaga Budaya
DWP Provinsi Banten Bakal Gelar Lomba Line Dance Pada Hari Kartini

Adapun, untuk persyaratan para peserta sendiri diantaranya, berusia diatas 17 tahun, mewakili perguruan atau Padepokan sanggar silat yang dipilih oleh ketua perguruan, wajib menjaga sportivitas dan peraturan yang ditetapkan oleh panitia.

Selain itu, peserta diwajibkan mengisi formulir pendaftaran acara, wajib datang tepat waktu sesuai jadwal acara, wajib patuh pada keputusan final para juri, wajib mengikuti technical meeting dan wajib menjaga sopan santun dan kebersihan dalam kegiatan acara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kategori Festival

Kemudian, untuk kategori festival yaitu tiap perguruan atau Padepokan sanggar silat dapat mengikuti dua kategori yang dipertandingkan yaitu kategori tunggal dan beregu.

Untuk kategori tunggal dilaksanakan oleh satu orang peserta, lalu untuk kategori beregu dilaksanakan oleh minimal 4 orang peserta dan maksimal 8 orang peserta.

Untuk peserta kategori tunggal tidak dapat diikuti sertakan kembali pada kategori beregu dan tiap kategori bebas menggunakan senjata ataupun tangan kosong.

Baca Juga

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Ajak Paguron Silat dan Jawara Jaga Stabilitas Daerah
Tutup Pelatihan Tenun Baduy, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Lestarikan Warisan Budaya Leluhur
Dindikbud Gelar Kirab Dan Festival Budaya Diapresiasi Warga Cilegon
Tingkatkan Seni Dan Kebudayaan Di Cilegon, Dindikbud Gelar Kirab Dan Festival Budaya Tahun 2023

Sementara y, untuk durasi penampilan tiap kategori dilaksanakan minimal 3 menit dan maksimal 5 menit. Tampilan lebih ataupun kurang dari waktu yang ditentukan tidak dinilai oleh tim juri.

Ratu Anita berharap dengan adanya kegiatan ini, para generasi muda dapat lebih mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya kesenian dan budaya warisan nenek moyang terdahulu. ***

- Advertisement -
Ad image
Bagikan Artikel Ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Salin Tautan
Artikel Sebelumnya Hasil Musywil Ke VI, Rifky Hermiansyah Resmi Nahkodai PW Pemuda Muhammadiyah Provinsi Banten Mari Wujudkan Maju bersama Sukses Bersama
Artikel Berikutnya Permudah Bayar Pajak, Pemprov Banten Hadirkan Samsat Keliling Di Kegiatan Masyarakat
- Advertisement -
Ad imageAd image
TERKINI

Harhubnas 2026, Robinsar Gaspol Benahi Transportasi Cilegon hingga Jalan Nasional

TPP ASN Cilegon Dipangkas, Sahroni: Kita Harus Dukung Kebijakan Wali Kota

Kembali Digelar! Gebyar Kreativitas PAUD Cilegon Jadi Panggung Anak Unjuk Bakat

Wawali Cilegon Ingatkan ASN: TPP Bukan Satu-satunya Motivasi Kerja

60 Tahun KOHATI, Momentum Perempuan Muda Menjawab Tantangan Zaman

- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Berita Terkait
Sosial Budaya

Pemprov Banten Gelar Parade Budaya di Bandara Soekarno Hatta

Sosial Budaya

STQH 2023 Jambi, Pj Sekda Virgojanti: Kafilah Provinsi Banten Siap Berikan Yang Terbaik

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Gelar Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tenun Baduy

Sosial Budaya

Hadiri Deklarasi TTKKBI, Al Muktabar: Pesilat Pelestari Seni Budaya dan Menciptakan Kamtibmas

Sosial Budaya

Dekranasda Provinsi Banten Tampilkan Tenun Baduy dan Rajutan Pada Pameran Asta Karya Nusa

Harita.id
Harita.id menyajikan berita terpercaya, aktual, dan berimbang tentang berbagai peristiwa serta perkembangan yang penting bagi masyarakat.
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Disclaimer
  • Iklan

2016 © Harita.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com